Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bawa-Bawa Senjata, Chimaev Sebut Strickland Cuma Gertak Sambal: 'Nembak Ayam Saja Belum Pernah!

I
Khamzat dan Sean
Khamzat dan Sean

Advertisement

PROKAL.CO- Dunia bela diri campuran kembali diguncang oleh perseteruan panas antara dua petarung papan atas UFC, Khamzat "Borz" Chimaev dan Sean Strickland, yang kini mencapai titik didih baru. Setelah Strickland melontarkan ancaman kontroversial bahwa ia tidak segan menggunakan senjata api jika berurusan dengan Chimaev di luar arena, sang petarung asal Chechnya tersebut akhirnya memberikan respons yang sangat dingin sekaligus menantang.

Chimaev menanggapi gertakan tersebut dengan menyoroti realitas di lapangan dan meragukan mentalitas Strickland jika benar-benar harus berhadapan dengan situasi nyata di lingkungan yang ia anggap sebagai rumahnya sendiri. Dengan nada tegas, Chimaev menyebut bahwa wilayah seperti New Jersey memiliki basis komunitas Muslim yang kuat dan merupakan tempat di mana ia merasa sangat terlindungi. Ia menekankan bahwa Strickland tidak akan berani menunjukkan batang hidungnya sambil membawa senjata di sana karena risikonya sangat fatal. Menurut Chimaev, jika hal itu benar-benar terjadi, mungkin akan ada banyak orang yang masuk penjara karena Strickland sudah pasti tidak akan selamat.

Tak berhenti sampai di situ, Chimaev juga mengejek citra "koboi" yang sering dipamerkan Strickland di media sosial. Ia mempertanyakan keberanian nyata rivalnya tersebut dengan menyebut bahwa Strickland bahkan belum tentu pernah menembak seekor ayam, sehingga klaim ingin menembak manusia terdengar sangat konyol baginya. Chimaev meyakini bahwa petarung asal Amerika Serikat itu sebenarnya tidak memiliki nyali untuk melakukan perang sungguhan di luar kandang. Baginya, jika Strickland benar-benar sosok yang nekat seperti yang ia gembar-gemborkan, maka ia sudah lama tewas dalam konflik nyata di masa lalu.

Advertisement

Perseteruan ini sebenarnya berakar dari gaya bicara blak-blakan Sean Strickland yang sering menyerang sisi personal lawan-lawannya. Namun, keterlibatan ancaman kekerasan menggunakan senjata api telah membawa tensi ini ke level yang jauh lebih sensitif, bahkan untuk standar dunia olahraga tarung yang keras. Hingga saat ini, pihak manajemen UFC belum memberikan pernyataan resmi terkait ancaman verbal berbahaya ini. Meski demikian, secara kompetisi, drama ini justru semakin memperbesar rasa penasaran publik terhadap peluang terjadinya mega-duel antara keduanya di dalam oktagon sebagai cara paling legal untuk menyelesaikan urusan mereka.

Banyak ahli menilai bahwa adu mulut ini kemungkinan besar hanyalah bagian dari psywar atau perang urat syaraf yang lumrah di UFC demi meningkatkan nilai jual pertandingan. Namun, mengingat rekam jejak keduanya yang sama-sama temperamental, para penggemar dan pengamat berharap agar perselisihan ini tetap tertahan di dalam pagar besi oktagon dan tidak berubah menjadi tragedi nyata di jalanan.(*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Chimaev Soal Perselisihan Susurkaev vs Fazill: Chechnya dan Kurdi Adalah Muslim, Kita Harus Bersatu

Chimaev Soal Perselisihan Susurkaev vs Fazill: Chechnya dan Kurdi Adalah Muslim, Kita Harus Bersatu

Khamzat Chimaev Buka Suara Soal Perselisihan Panas: "Orang Chechnya dan Kurdi Adalah Muslim, Kita Harus Tetap Bersatu" Gelombang perselisih

Sebut Cuma Omong Kosong, Dricus Du Plessis Minta Khamzat Chimaev Disiplin dan Setop Cari Alasan

Sebut Cuma Omong Kosong, Dricus Du Plessis Minta Khamzat Chimaev Disiplin dan Setop Cari Alasan

Raja kelas menengah UFC, Dricus Du Plessis, melayangkan kritik tajam dan menohok kepada petarung tak terkalahkan, Khamzat Chimaev. Du Plessis secara terbuka menyebut klaim kesulitan penurunan berat ba

Kritik Pedas Kamaru Usman: Sebut Khamzat Chimaev Butuh Pelatih Kepala, Bukan Sekadar "Teman Petarung"

Kritik Pedas Kamaru Usman: Sebut Khamzat Chimaev Butuh Pelatih Kepala, Bukan Sekadar "Teman Petarung"

Kritik Pedas Kamaru Usman: Sebut Khamzat Chimaev Butuh Pelatih Kepala, Bukan Sekadar "Teman Petarung"

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer