Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Waspada, Ini Dia Lima Jalur Sepi di Balikpapan Disebut Rawan Aksi Begal Tengah Malam

Redaksi Prokal • Kamis, 21 Mei 2026 | 10:30 WIB
ilustrasi begal
ilustrasi begal

PROKAL.CO- Masyarakat Kota Balikpapan kini diimbau untuk melipatgandakan kewaspadaan mereka, terutama bagi yang sering terpaksa beraktivitas di luar rumah sejak malam hingga dini hari. Peringatan ini mencuat menyusul beredarnya informasi secara masif di media sosial yang memetakan sedikitnya lima kawasan rawan tindak kriminalitas jalanan dan aksi pembegalan. Peta kerawanan ini menjadi sorotan tajam bagi para pengendara sepeda motor atau masyarakat yang terbiasa melintas seorang diri di jalur-jalur yang cenderung sepi dan minim fasilitas penerangan umum saat malam mulai larut.

Kawasan pertama yang masuk dalam radar perhatian berada di wilayah Balikpapan Selatan, tepatnya di sekitar Perumahan Batara, yang dikenal memiliki kondisi jalanan relatif lengang begitu memasuki tengah malam. Titik rawan berikutnya adalah sepanjang jalur Jalan Mukmin Faisyal yang menghubungkan kawasan Sepinggan Pratama hingga ke arah Jalan MT Haryono. Ruas jalan penghubung ini dinilai memiliki tingkat risiko tersendiri lantaran keberadaan lampu penerangan jalan yang masih sangat minim di beberapa titik krusial, sehingga menciptakan area gelap yang rawan dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan.

Bergerak ke wilayah barat dan utara, kawasan industri Kariangau serta jalur Somber turut masuk dalam daftar lokasi yang wajib diwaspadai oleh warga. Sifat daerahnya yang merupakan kawasan industri membuat aktivitas lalu lintas di jalur ini menurun drastis dan cenderung mati suri pada malam hari, sebuah kondisi yang dinilai sangat berpotensi memicu terjadinya aksi kriminalitas jalanan. Tidak jauh dari situ, ruas Jalan Syarifuddin Yoes hingga Jalan Ruhui Rahayu juga disebut-sebut menyimpan sejumlah titik buta dan gelap yang membutuhkan kewaspadaan ekstra dari para pelintas, terutama menjelang detik-detik pergantian hari menuju subuh.

Sementara itu untuk wilayah Balikpapan Timur, jalur perlintasan dari Manggar menuju Batakan juga dilaporkan mengalami penurunan volume kendaraan yang sangat signifikan setelah lewat tengah malam. Atas dasar pemetaan situasi tersebut, warga sangat disarankan untuk sebisa mungkin menghindari bepergian seorang diri pada jam-jam rawan dan lebih memilih rute alternatif yang lebih ramai serta memiliki pencahayaan memadai. Di samping itu, masyarakat diingatkan untuk selalu memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berkendara serta tidak ragu untuk segera melapor ke pihak kepolisian terdekat apabila melihat gerak-gerik orang atau aktivitas yang mencurigakan di sepanjang jalan. (*)

Editor : Indra Zakaria
#balikpapan #begal