RDMP Balikpapan Masuk Tahap Komisioning, KPB Imbau Warga Tak Panik Lihat Flare Membesar

Wawan • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 06:36 WIB
Proyek yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut kini menjalani proses komisioning dan uji operasi setelah pembangunan fisik berbagai unit dan infrastruktur pada tahap konstruksi dinyatakan rampung.
Proyek yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut kini menjalani proses komisioning dan uji operasi setelah pembangunan fisik berbagai unit dan infrastruktur pada tahap konstruksi dinyatakan rampung.

 

PROKAL.co, Balikpapan – Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan yang digarap PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) memasuki tahapan penting menuju pengoperasian kilang secara penuh.

Proyek yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut kini menjalani proses komisioning dan uji operasi setelah pembangunan fisik berbagai unit dan infrastruktur pada tahap konstruksi dinyatakan rampung.

Tahap komisioning diawali dengan serangkaian pemeriksaan untuk memastikan seluruh sistem siap beroperasi. Di antaranya pengecekan jalur perpipaan, uji jalan peralatan atau solo run, hingga kalibrasi instrumen.

VP Legal & Relation PT KPB, Asep Sulaeman, mengatakan rangkaian uji operasi tersebut sebelumnya telah disosialisasikan kepada masyarakat di sekitar wilayah kilang.

Menurutnya, selama proses startup, uji operasi, dan stabilisasi unit, masyarakat kemungkinan akan melihat maupun mendengar aktivitas kilang yang berbeda dari kondisi normal.

“Pada proses startup dan uji operasi, masyarakat mungkin melihat nyala api flare yang lebih besar dibandingkan kondisi normal. Masyarakat juga dapat melihat kepulan berwarna putih dari area unit yang terutama berasal dari uap air (steam) dalam proses operasi,” kata Asep.

Selain flare yang tampak lebih besar, suara dari area kilang juga berpotensi meningkat pada waktu tertentu. Kondisi tersebut, kata dia, dapat terjadi sementara selama proses pengoperasian dan stabilisasi unit.

Karena itu, KPB mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik apabila melihat maupun mendengar peningkatan aktivitas dari area kilang selama tahapan komisioning berlangsung.

Salah satu unit yang kini menjalani proses tersebut adalah Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC). Unit ini berfungsi mengolah residu menjadi produk-produk bernilai tinggi dan saat ini masih berada dalam tahap uji operasi serta pemasukan bahan baku atau cut in feed (CIF).

Asep menegaskan KPB terus memantau kondisi operasi dan lingkungan selama seluruh rangkaian komisioning. Tim terkait juga disiagakan untuk memastikan setiap proses berjalan aman dan berada dalam batas operasi yang telah ditetapkan.

“Kami memahami aktivitas ini dapat menarik perhatian masyarakat. Karena itu, kami terus melakukan pemantauan dan menyampaikan informasi agar masyarakat mengetahui proses yang sedang berlangsung di kilang,” ujarnya.

Untuk menjaga keterbukaan informasi, KPB bersama Pemerintah Kota Balikpapan juga terus bersinergi dalam menyampaikan perkembangan tahapan komisioning kepada publik. Laporan maupun informasi dari masyarakat terkait perubahan kondisi tertentu akan ditindaklanjuti.

Sebelum pelaksanaan di lapangan, rencana dan tahapan komisioning RDMP Balikpapan juga telah disosialisasikan kepada masyarakat di sembilan kelurahan yang tersebar di empat kecamatan.

Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat mendapatkan informasi yang memadai mengenai aktivitas yang berpotensi terlihat maupun terdengar selama proses uji operasi berlangsung.

Dengan masuknya tahap komisioning, RDMP Balikpapan kini berada pada fase penting sebelum kilang beroperasi secara penuh. KPB memastikan aspek keselamatan, keandalan operasi, dan pemantauan lingkungan tetap menjadi perhatian utama selama proses tersebut.

Editor : Wawan
KPB kilang Pertamina Balikpapan