TANJUNG REDEB – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Berau mengeluarkan peringatan dini terkait dinamika cuaca yang terjadi di wilayah Bumi Batiwakkal. Berdasarkan pantauan terbaru melalui Citra Radar BMKG, terdeteksi adanya pertumbuhan awan hujan yang berpotensi memicu hujan dengan intensitas ringan di sejumlah kecamatan dalam beberapa hari ke depan.
Kepala BMKG Berau, Ade Heryadi, mengungkapkan bahwa konsentrasi awan hujan saat ini terpantau mulai aktif sejak pagi hari, khususnya pada kisaran pukul 06.55 WITA. Wilayah yang diprediksi terdampak meliputi kawasan Melati Jaya Atas di Kecamatan Gunung Tabur, serta wilayah Punan Mahkam dan Long Laai di Kecamatan Segah. Meski secara umum kondisi cuaca di Berau cenderung berawan, perubahan atmosfer yang aktif membuat potensi hujan lokal masih sangat mungkin terjadi.
BMKG mengingatkan masyarakat, terutama para pelaku transportasi laut dan nelayan, untuk lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas di perairan. Walaupun intensitas hujan diprakirakan ringan, faktor pendukung seperti hembusan angin kencang dan perubahan tinggi gelombang laut secara tiba-tiba tetap menjadi ancaman keselamatan yang tidak boleh diabaikan.
Selain imbauan untuk masyarakat pesisir, warga yang beraktivitas di daratan juga diminta tetap waspada terhadap perubahan cuaca singkat yang dapat mengganggu mobilitas. BMKG menekankan pentingnya bagi masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca resmi melalui aplikasi atau kanal media sosial BMKG guna mendapatkan data yang akurat dan tepat waktu sebelum merencanakan kegiatan di luar ruangan.
Kesadaran masyarakat dalam merespons informasi cuaca ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kecelakaan, baik di jalan raya maupun di laut. BMKG berkomitmen untuk terus memperbarui data radar secara berkala guna memastikan masyarakat mendapatkan peringatan dini yang efektif di tengah kondisi cuaca yang sulit diprediksi saat ini. (*)
Editor : Indra Zakaria