Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Horor di Tepi Sungai Kelay: Rusdi Diterkam Buaya Saat Perbaiki Pompa Air, Kaki Kiri Luka Robek Parah

Redaksi Prokal • Senin, 23 Maret 2026 - 16:30 WIB

ilustrasi buaya
ilustrasi buaya

PROKAL.CO- Warga Gang Iklas, Jalan Karang Mulyo, Tanjung Redeb, mendadak gempar setelah seorang pria bernama Rusdi (RT 14) menjadi korban keganasan predator sungai pada Minggu pagi, 22 Maret 2026. Peristiwa mencekam ini terjadi sekitar pukul 09.00 Wita, saat korban tengah sibuk memperbaiki mesin pompa airnya yang tersumbat di tepi Sungai Kelay yang kondisinya sedang pasang tinggi.

Saksi mata di lokasi kejadian, Indra, menceritakan detik-detik mengerikan saat seekor buaya berukuran cukup besar tiba-tiba muncul dari permukaan air dan menyambar kaki korban. "Saya yang berada di kamar sempat mendengar teriakan histeris. Begitu saya lihat ke luar, buaya itu sudah menggigit kaki korban dan berusaha menariknya," ujar Indra. Beruntung, aksi sigap warga sekitar berhasil menyelamatkan nyawa Rusdi sebelum predator tersebut menyeretnya lebih jauh ke dalam sungai.

Akibat serangan mendadak tersebut, Rusdi mengalami luka robek yang cukup parah dan berlumuran darah di bagian kaki kirinya. Korban segera dilarikan oleh warga ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Abdul Rivai untuk mendapatkan perawatan intensif. "Korban langsung ditolong dan tidak sempat ditarik ke sungai, namun luka di kakinya memang cukup serius," tambahnya.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Berau, Nofian Hidayat, membenarkan adanya laporan serangan buaya tersebut. Ia menjelaskan bahwa saat kejadian, debit air Sungai Kelay memang sedang naik, yang sering kali membawa predator mendekat ke area pemukiman. "Korban atas nama Rusdi mengalami luka robek pada kaki kiri dan saat ini sedang menjalani perawatan medis di RSUD," jelas Nofian.

Atas kejadian ini, pihak pemadam kebakaran memberikan atensi khusus dan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di tepian sungai, terutama saat kondisi air sedang pasang surut yang ekstrem. "Ini bukan kejadian yang pertama kali. Kami meminta warga sangat berhati-hati karena ancaman predator ini nyata, apalagi di wilayah aliran Sungai Kelay," pungkasnya. (*)

Editor : Indra Zakaria