PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas utama dalam arah pembangunan daerah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Program 8 Plus yang digagas Bupati Berau Sri Juniarsih Mas dan Wakil Bupati Gamalis, dengan fokus pada peningkatan akses pendidikan yang lebih mudah dan terjangkau bagi masyarakat.
Melalui program tersebut, Pemkab Berau berencana menghadirkan kebijakan pendidikan gratis untuk jenjang TK, SD, dan SMP.
Baca Juga: Pemkab Berau Matangkan Persiapan Verifikasi Geosite Geopark Sangkulirang-Mangkalihat
Kebijakan ini tidak hanya menyasar biaya masuk sekolah, tetapi juga mencakup berbagai kebutuhan penunjang pendidikan seperti buku dan seragam siswa.
Dalam pelaksanaannya, pemerintah daerah telah menyiapkan dukungan anggaran untuk program seragam sekolah gratis yang nilainya mencapai sekitar Rp 16 miliar.
Dari jumlah tersebut, alokasi anggaran terbagi menjadi Rp 9 miliar untuk jenjang SD dan Rp 7 miliar untuk jenjang SMP.
Sementara itu, untuk jenjang Taman Kanak-Kanak, Pemkab Berau juga tengah menyiapkan usulan anggaran sekitar Rp 1,5 miliar yang akan dimasukkan dalam APBD Perubahan.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan kebijakan ini lahir dari perhatian pemerintah daerah terhadap aspirasi masyarakat, khususnya terkait biaya pendidikan yang selama ini masih dirasakan cukup memberatkan sebagian orang tua siswa.
Berbagai keluhan masyarakat yang diterima selama ini menjadi salah satu dasar utama dalam merumuskan kebijakan pendidikan gratis tersebut.
Baca Juga: Sekkab Berau M Said Ingatkan Pentingnya Kejelasan Status Lahan demi Kelancaran Program Pembangunan
Mulai dari biaya pendaftaran, pembelian buku, hingga pengadaan seragam sekolah menjadiperhatian yang ingin diatasi secara bertahap oleh pemerintahdaerah.
“Kami sering mendengar keluhan masyarakat terkait biayapendidikan, mulai dari pendaftaran, buku sekolah, hingga seragam siswa. Insyaallah program ini akan membantu meringankan beban mereka,” ujarnya.
Selain program pendidikan gratis, Pemkab Berau juga menyiapkan sejumlah program pendukung lainnya dalam sektor pendidikan.
Di antaranya adalah pemberian beasiswa bagi pelajar berprestasi maupun yang berasal dari keluarga kurang mampu, serta penyediaan laptop gratis bagi tenaga pendidik di jenjang TK, SD, dan SMP.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kualitas proses belajar mengajar di sekolah, sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dalam menghadapi perkembangan teknologi pendidikan yang semakin pesat.
Pemerintah daerah menargetkan program pendidikan gratis ini dapat mulai diterapkan pada tahun 2026.
Diharapkan tidak ada lagi hambatan biaya yang menghalangi anak-anak di Berau untuk mendapatkan pendidikan yang layak.
Baca Juga: Cek Embung, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas Minta Mesin Pengelolaan Air Bersih Dipindah Tahun Depan
Lebih jauh, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Berau secara berkelanjutan.
“Pemerataan akses pendidikan menjadi salah satu kunci dalam menciptakan generasi muda yang lebih siap bersaing di masa depan, baik di tingkat daerah maupun nasional,” katanya. (*/adv/far)
Editor : Faroq Zamzami