Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mentan Amran Batalkan Rapat di Jakarta, Terbang ke Alor, Pantau Program Pengentasan Kemiskinan

R
Penulis: Redaksi❯
BAHAS: Mentan Amran (kiri) berdiskusi dengan warga di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, Sabtu, 8 Agustus 2026. ISTIMEWA
BAHAS: Mentan Amran (kiri) berdiskusi dengan warga di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, Sabtu, 8 Agustus 2026. ISTIMEWA

Advertisement

PROKAL.CO, ALOR — Menteri Pertanian Republik Indonesia (Mentan RI), Andi Amran Sulaiman, membatalkan agenda rapat pimpinan di Jakarta dan memilih terbang ke Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (8/8/2026).

Keputusan tersebut diambil setelah Amran mendengar langsung aspirasi mahasiswa asal Alor, Adriano Padama, saat mengisi kuliah umum di Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang, Kamis (6/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Adriano menyampaikan kondisi masyarakat Alor, mulai dari persoalan harga dan distribusi beras hingga kebutuhan dukungan pemerintah untuk mengembangkan sektor pertanian.

Aspirasi tersebut kemudian mendorong Mentan Amran untuk tidak berhenti pada respons dari Jakarta, tetapi turun langsung melihat kondisi masyarakat dan potensi pertanian Alor.

Mentan Amran mengatakan, dirinya sengaja membatalkan agenda rapat pimpinan karena ingin memastikan persoalan yang disampaikan mahasiswa tersebut dapat segera ditindaklanjuti di lapangan.

Advertisement

“Insyaallah kami langsung turun. Kami batalkan acara rapat pimpinan di Jakarta dan langsung terbang ke Alor. Kami sudah lihat, semua permintaan kami penuhi di bawah naungan Kementerian Pertanian,” kata Mentan Amran.

Menurut Mentan Amran, aspirasi Adriano menunjukkan bahwa suara mahasiswa dapat menjadi pengingat penting bagi pemerintah mengenai persoalan nyata yang dihadapi masyarakat di daerah.

“Dia membawa aspirasi rakyat, bukan kepentingan pribadi. Saya bangga dengan Adriano, ini putra terbaik NTT. Aspirasi seperti ini harus kita kawal karena mereka membaca denyut nadi masyarakat, mengetahui apa yang benar-benar dibutuhkan rakyat,” tegas Mentan Amran.

Setibanya di Alor, Mentan Amran langsung meninjau sejumlah lokasi dan berdialog dengan pemerintah daerah serta masyarakat.

Dari peninjauan tersebut, dia menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan menjadi salah satu sasaran utama intervensi Kementerian Pertanian di Alor.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Produksi Beras Nasional Meningkat, BPS Proyeksikan Capai 28,71 Juta Ton

Produksi Beras Nasional Meningkat, BPS Proyeksikan Capai 28,71 Juta Ton

Badan Pusat Statistik (BPS) memproyeksikan produksi beras nasional untuk konsumsi pangan masyarakat sepanjang Januari hingga September 2026 mencapai 28,71 juta ton.

Mentan Amran Bongkar Dugaan Mafia Mainkan Harga Beras Fortifikasi, Dijual hingga Rp 42 Ribu Per Kilogram, Tak Sesuai Ketentuan

Mentan Amran Bongkar Dugaan Mafia Mainkan Harga Beras Fortifikasi, Dijual hingga Rp 42 Ribu Per Kilogram, Tak Sesuai Ketentuan

Mentan RI, Andi Amran Sulaiman, membongkar dugaan praktik permainan harga beras fortifikasi yang dijual jauh di atas harga wajar meski tidak memenuhi standar mutu sesuai SNI.

Keluarga Korban Kecelakaan yang Ditolong Mentan Amran Sampaikan Terima Kasih, Ungkap Kondisi Terbaru Sofyan Zakaria

Keluarga Korban Kecelakaan yang Ditolong Mentan Amran Sampaikan Terima Kasih, Ungkap Kondisi Terbaru Sofyan Zakaria

Keluarga Sofyan Zakaria, korban kecelakaan lalu lintas yang mendapat pertolongan dari Mentan Amran, di kawasan Menteng, Jakarta, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer