PROKAL.CO, BERAU - Bunga rafflesia yang kerap dijuluki masyarakat sebagai bunga bangkai tengah mekar di kawasan Gunung Hantu, Kampung Teluk Sumbang, Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Keberadaan bunga langka tersebut menarik perhatian para pencinta alam setelah videonya beredar di media sosial.
Video itu diunggah oleh akun Facebook bernama "Dela Kuruscantik". Dalam unggahannya, ia memperlihatkan kondisi bunga rafflesia yang telah mekar sempurna di tengah kawasan hutan.
"Bunganya mekar sudah di hari ketiga," ujar Dela dalam video yang diunggahnya.
Ia juga menjelaskan perkembangan bunga tersebut sejak pertama kali muncul. Menurutnya, sehari sebelumnya bunga masih berupa bonggol sebelum akhirnya mekar.
"Kemarin masih bonggol," katanya.
Dela mengatakan masa mekar bunga tersebut tidak berlangsung lama. Setelah sekitar lima hari, bunga akan mulai membusuk.
"5 harian, bunganya sudah busuk," ucapnya.
Dalam video itu, ia juga mengungkapkan bahwa tidak semua bunga berhasil mekar dengan sempurna karena sebagian mengalami kerusakan akibat gangguan satwa liar.
"Ada yang sudah mekar tetapi diganggu binatang buas," tuturnya.
Dela pun mengajak masyarakat yang ingin menyaksikan langsung keindahan bunga rafflesia agar berkunjung ke Gunung Hantu di Kampung Teluk Sumbang.
"Kalian wajib ke Gunung Hantu melihat keindahan alam yang ada di Kampung Teluk Sumbang," katanya.
Melalui keterangan yang menyertai unggahan tersebut, Dela menyebut masih terdapat sekitar lima bonggol bunga rafflesia yang belum mekar. Berdasarkan informasi dari Ketua RT setempat, bunga-bunga itu diperkirakan akan mekar pada Agustus mendatang.
"Guys, masih ada sekitar 5 bonggol lagi yang belum mekar. Perkiraan Pak RT sekitar bulan Agustus. Nah yang mau melihat langsung bunga bangkai yang ada di Gunung Hantu, buruan DM, nanti aku beri kontak Pak RT sebagai pemandu kalian ya guys," tulisnya.
Pada unggahan lainnya, Dela menceritakan perjalanannya menuju lokasi bunga rafflesia usai mendampingi tim verifikasi Nasional Geopark Sangkulirang-Mangkalihat mengunjungi sejumlah geosite di Kampung Teluk Sumbang.
Ia mengatakan perjalanan menuju lokasi bunga menempuh jarak lebih dari 4 kilometer pulang-pergi dengan waktu sekitar dua jam. Jalur pendakian berada di ketinggian sekitar 502 meter di atas permukaan laut.
"Merasa bahagia sekali hari ini. Setelah tim verifikasi Nasional Geopark Sangkulirang-Mangkalihat selesai mengunjungi seluruh geosite di Kampung Teluk Sumbang, kami langsung menuju Gunung Hantu untuk melihat secara langsung bunga Rafflesia yang sudah mekar selama tiga hari. Perjalanan kami sekitar 4 kilo lebih pulang-pergi dengan memakan waktu kurang lebih dua jam di ketinggian 502 mdpl. Lumayan buat kaki kami gemetar, tapi kami happy," tulisnya.
Keberadaan bunga rafflesia yang sedang mekar ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisata alam di Teluk Sumbang. Mengingat bunga tersebut hanya mekar dalam waktu singkat, pengunjung yang ingin menyaksikannya secara langsung diimbau tetap menjaga kelestarian habitat, tidak menyentuh bunga, serta mengikuti arahan pemandu setempat selama berada di kawasan hutan. (*)
Editor : Indra Zakaria