PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Berau Expo 2026 berakhir pada Minggu (25/10/2026) malam di Lapangan Pemuda Tanjung Redeb. Selama 10 hari penyelenggaraan, pameran pembangunan yang diikuti 106 stan tersebut mencatat 259.944 pengunjung.
Panitia juga memperkirakan perputaran ekonomi selama kegiatan mencapai Rp 17 miliar, meningkat sekitar 13,3 persen dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
Jumlah pengunjung tersebut setara dengan rata-rata sekitar 26 ribu orang per hari. Tingginya kunjungan membuat kawasan pameran menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat selama pelaksanaan expo, sekaligus membuka peluang usaha bagi pedagang dan pelaku usaha lokal.
Baca Juga: Bupati Berau Sri Juniarsih Mas Minta PLN Beri Kompensasi Imbas Pemadaman Listrik Bergilir
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, turut menyampaikan apresiasi kepada panitia, peserta pameran, pelaku usaha, dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, Berau Expo telah berkembang menjadi ruang pertemuan masyarakat dari berbagai kampung dan kalangan.
Selama kegiatan berlangsung, masyarakat tidak hanya menikmati hiburan, tetapi juga dapat mengenal program pembangunan daerah, mengikuti berbagai kegiatan, serta melihat dan membeli produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Ia menilai, Berau Expo berperan dalam menggerakkan aktivitas ekonomi, mempertemukan pelaku usaha dengan calon pembeli, serta membuka ruang promosi bagi produk daerah.
Ditegaskan pentingnya keberlanjutan pengembangan UMKM agar produk lokal memiliki kesempatan menjangkau pasar yang lebih luas.
“Berau Expo dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan produk unggulan sekaligus mendorong pelaku usaha meningkatkan kualitas dan daya saing,” ungkapnya.
Kabupaten Berau sendiri memiliki beragam potensi ekonomi yang dapat dikembangkan, mulai dari sektor pariwisata, produk cokelat yang telah menembus pasar internasional, hingga perikanan dan perkebunan.
Baca Juga: Bupati Berau Sri Juniarsih Mas Pantau Operasional SPBU 24 Jam, Berharap Antrean BBM Terurai
Potensi tersebut tentunya perlu didukung oleh kemampuan masyarakat dalam mengolah sumber daya menjadi produk bernilai tambah dan peluang usaha yang produktif.
Pengembangan potensi daerah, lanjutnya, tidak cukup hanya dengan memperkenalkan produk kepada masyarakat.
“Pelaku usaha juga perlu terus meningkatkan kualitas produk, memperluas pemasaran, dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar agar dapat berkembang secara berkelanjutan,” jelasnya.
Rangkaian Berau Expo 2026 ditutup dengan hiburan di panggung utama. Band ibu kota The Rain tampil menghibur pengunjung pada malam penutupan, bersama band lokal. Acara juga diisi peragaan busana batik dan tarian tradisional.
Dirinya berharap kegiatan promosi pembangunan dan pengembangan potensi daerah dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Panitia Berau Expo 2026, Maulidiyah, mengatakan, kegiatan ini menjadi ruang bagi perangkat daerah, badan usaha milik daerah (BUMD), dan badan usaha milik negara (BUMN) untuk menyampaikan informasi pembangunan serta memperkenalkan potensi Kabupaten Berau kepada masyarakat.
Berdasarkan survei panitia selama kegiatan berlangsung, perputaran ekonomi diperkirakan mencapai Rp 17 miliar. Aktivitas tersebut melibatkan berbagai sektor usaha, mulai dari penjualan pakaian dan aksesori, kuliner, pengelolaan permainan, hingga usaha lain yang beroperasi di sekitar lokasi pameran.
Baca Juga: Bakal Keren Ini, Bupati Berau ke Kemenhub, Usulkan Kapal Wisata Transparan hingga Dermaga Apung
“Selain menghadirkan ruang bagi pelaku usaha, Berau Expo 2026 juga menyediakan akses pelayanan publik,” terangnya.
Salah satu layanan yang mendapat respons masyarakat ialah pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Selama 10 hari pelaksanaan, tercatat 1.799 pengunjung memanfaatkan layanan tersebut.
Hal itu menunjukkan pameran pembangunan tidak hanya menjadi tempat masyarakat mencari hiburan dan berbelanja, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk mendekatkan pelayanan pemerintah kepada warga.
Ia menyebut antusiasme pengunjung dan berbagai masukan yang diterima selama pelaksanaan akan menjadi bahan evaluasi bagi panitia.
Dibebernya, sejumlah pengunjung berharap Berau Expo dapat digelar setiap tahun karena dinilai memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat sekaligus menjadi ruang interaksi antara pemerintah dan publik. (adv/far)
Editor : Faroq Zamzami