Prokal.co - Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kaltara triwulan I tahun 2024 berdasarkan ADHB mencapai Rp 35,29 triliun.
Kepala Kantor Perwakilan (Kanwil) DJPb Kaltara, Sakop mengatakan, nilai PDRB triwulan I tahun 2024 sebesar Rp 35,29 triliun (ADHB) dan Rp 17,63 triliun (ADHK) dengan angka pertumbuhan tertinggi pada lapangan usaha konstruksi sebesar 10,76 persen.
“Sedangkan dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen pengeluaran konsumsi LNPRT sebesar 20,24 persen,” ujar Sakop kepada Radar Kaltara saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.
Sakop juga mengatakan, ekonomi Kaltara pada triwulan I tahun 2024 tercatat tumbuh 4,78 persen secara yoy. Angka ini berada di bawah ekonomi nasional yang tercatat tumbuh 5,11 persen.
“Perekonomian Kaltara triwulan I tahun 2024 terjadi pada seluruh lapangan usaha, dimana pertumbuhan tertinggi terjadi pada lapangan usaha pengadaan listrik dan gas, yaitu sebesar 12,80 persen,” sebutnya.
Berbicara di lingkup Pulau Kalimantan, ekonomi Kaltara pada triwulan I tahun 2024 berkontribusi sebesar 8,16 persen, yang mana struktur ekonomi Pulau Kalimantan didominasi Kalimantan Timur (Kaltim) sebesar 48,12 persen dan yang paling kecil Kaltara.
“Kinerja ekonomi Kalimantan Utara tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 4,78 persen secara yoy,” katanya.
Selain itu, pada April 2024, Kaltara tercatat mengalami inflasi tahunan (yoy) sebesar 2,47 persen dan inflasi bulanan (mtm) sebesar 0,39 persen.
Angka ini lebih tinggi dari inflasi nasional periode April yang sebesar 0,25 persen secara bulanan. Komoditas utama penyumbang inflasi bulanan di Kaltara adalah kelompok transportasi.
Neraca perdagangan pada Maret 2024 surplus sebesar USD 106,51 juta (ekspor USD 177,63 juta dan Impor USD 71,13 juta). (*)
Editor : Indra Zakaria