JAKARTA – Persaingan mobil compact perkotaan alias city car, termasuk segmen low cost green car (LCGC), semakin menarik tahun ini. PT Toyota Astra Motor (TAM) resmi meluncurkan produk All New Agya di Jakarta Senin (13/2) secara world premiere.
Mobil LCGC itu mendapatkan penyegaran di berbagai lini setelah belum pernah ”bersolek total” sejak meluncur pada 2013. Hal tersebut membuka potensi Agya serta saudaranya milik Daihatsu, Ayla, yang juga memperkenalkan generasi terbarunya dalam waktu dekat menyaingi dominasi Honda Brio.
Berdasar data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo), penjualan Agya mencapai 21.336 unit sepanjang 2022. Sementara, Ayla mencatatkan sales lebih tinggi dengan angka 23.500 unit. Brio Satya membukukan penjualan 46.804 unit.
Vice President PT Toyota Astra Motor (TAM) Henry Tanoto menjelaskan, All New Agya dirancang khusus untuk menyasar golongan pembeli mobil pertama. ”Jadi, walau perubahan cukup banyak, termasuk sudah menggunakan platform DNGA, kami masih tempatkan di segmen LCGC,” ujarnya.
Namun, khusus varian All New Agya GR akan berada di segmen berbeda, yaitu city car. Sebab, varian tersebut memiliki fitur dan teknologi yang lebih tinggi. Sayangnya, dalam kesempatan itu, TAM belum memberikan perincian spesifikasi produk. Termasuk soal harga dan pengiriman pertama unitnya dari pabrikan.
Penjualan mobil secara wholesales pada bulan lalu tercatat 94.087 unit. Atau, ada kenaikan dari 11,8 persen secara year-on-year. Khusus LCGC terkerek dari 20.701 unit pada Januari 2023 jika dibandingkan Desember 2022 yang mencapai 19.754 unit.
Gaikindo menilai, segmen LCGC masih memiliki banyak peminat di Indonesia. ”Sebab, pabrikan menawarkan harga yang cukup terjangkau ketimbang mobil lainnya,” kata Ketua I Gaikindo Jongkie D. Sugiarto. (agf/c14/dio)
Editor : izak-Indra Zakaria