Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

PAMA Hadir Sebagai Pemateri

uki-Berau Post • Rabu, 8 November 2023 - 18:20 WIB
PENGUATAN: Foto bersama manajemen PAMA BMO dan Disnakertrans Berau usai pelaksanaan workshop Penguatan Kelembagaan BKK di SMK Muhammadiyah.
PENGUATAN: Foto bersama manajemen PAMA BMO dan Disnakertrans Berau usai pelaksanaan workshop Penguatan Kelembagaan BKK di SMK Muhammadiyah.

TANJUNG REDEB – PT PAMA Binungan Mine Operation(BMO) Jobsite Berau Coal bersama Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau hadir sebagai pemateri pada pelaksanaan workshop penguatan kelembagaan Bursa Kerja Khusus (BKK) yang diadakan oleh SMK Muhammadiyah Berau.


Dijelaskan
 Frans, CSR PAMA BMO, BKK atau Bursa Kerja Khusus bertujuan untuk memberikan pemahaman pekerjaan pada setiap lulusan SMKagar mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan mereka. BKK hadir juga untuk mengurangi angka pengangguran dengan memanfaatkan usia produktif pada lulusan SMK terkhususnya.

 

“Jadi kegiatan ini juga membahas mengenai peluang didunia kerja yang dimiliki lulusan SMK serta mismatch(ketidaksesuaian pekerjaan) di pasar kerja,” bebernya.

 

Lanjutnya, setelah diadakan workshop ini, BKK dapat menjadi solusi efektif guna menanggulangi angka pengangguran pada lulusan SMK utamanya. Dengan melakukan penempatan tenaga kerja, memberikan informasi lowongan pekerjaan, serta memberikan pelatihan pekerjaan.

 

“Harapan saya, kegiatan ini bisa dimaksimalkan sebaik mungkin,” katanya.

 

Sementara itu, HC PAMA BMOMichael A.W menerangkan, Workshop Penguatan Kelembagaan BKK sangat penting untuk membangun dan menguatkan lagi peran BKK di SMK Muhammadyah Berau.

 

BKK sebagai lembaga yang dibentuk oleh sekolah sebagai unit pelaksanaan yang menghubungkan antara alumni dan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) yang memberikan pelayanan dan informasi lowongan kerjaserta penyaluran dan penempatan tenaga kerja sebagai mitra Dinas Tenaga Kerja.

 

“Perlu adanya pendidikan karakter dan sinkronisasi kurikulum antara industri dan sekolah agar menghasilkan alumni sebagai calon tenaga kerja yang dibutuhkan oleh DUDI,” ujarnya.

 

Untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki setiap siswa pihak sekolah sebaiknya dimulai dengan pengawalan animo,bakat dan minat  anak mulai dari PPDB. Berdasarkan potensi yang dimiliki nanti diarahkan apakah anak akan melanjutkan kuliah kerja atau wira usaha. 

 

“Misalnya nilai bagus dan ada biaya bisa diarahkan untuk kuliah, kalau yang mau kerja atau wirausaha harus diberi penguatan skill dan attitude yang lebih,” ucapnya.

 

Sementara itu, perwakilan dari Disnakertrans Berau, Iman mengatakan, adanya kegiatan ini sangat membantu pemerintah dalam program BKK di sekolah-sekolah kejuruan yang ada di Berau.

 

“Kami ucapkan terima kasih kepada PAMA BMO yang sudah memberikan pelatihan kepada anak-anak kita di SMK Muhammadyah ini,” tutupnya.(hmd/adv/arp)

Editor : uki-Berau Post