Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Menggeliatkan Roda Perekonomian, Gebyar PKL Banua Basinang Digelar 10 Hari

Indra Zakaria • 2024-04-16 12:45:00

PEMBUKAAN: Pembukaan Gebyar PKL Banua Basinang di Kecamatan Gunung Tabur, Berau, Minggu (14/4).
PEMBUKAAN: Pembukaan Gebyar PKL Banua Basinang di Kecamatan Gunung Tabur, Berau, Minggu (14/4).
 

 

TANJUNG REDEB - Gebyar pedagang kaki lima (PKL) Banua Basinang di Kecamatan Gunung Tabur, Berau, kembali dihelat tahun ini. Digelar selama sepuluh hari ke depan, sejak 13-23 April, di sepanjang tepian Gunung Tabur.

Bupati Berau Sri Juniarsih secara resmi membuka Gebyar PKL Banua Basinang pada Minggu (14/4) di halaman Museum Batiwakkal. Berbagai kegiatan menarik turut menghiasi gebyar tersebut. Seperti, lomba tari kreasi hingga peragaan busana muslim.

Bupati memberikan apresiasi kepada seluruh panitia pelaksana atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Kata dia, ini langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor UMKM.

"Terlebih tujuan Gebyar PKL Banua Basinang ini diharapkan dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat, sehingga turut menjaga laju inflasi di Kabupaten Berau," ungkapnya.

Dikatakannya, Museum Batiwakkal merupakan kawasan yang sangat potensial untuk diproyeksikan sebagai kawasan wisata. Bukan hanya wisata sejarah karena kekayaan historikalnya, tetapi juga wisata kuliner yang murah meriah. Dirinya berpesan kepada seluruh masyarakat, khususnya para PKL agar dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Perhatikan kualitas dan kebersihan tempat serta makanan yang dijual. "Lakukan promosi sebanyak-banyaknya dan kembangkan kreativitas," katanya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha berbasis pariwisata dan kearifan lokal. Bahkan, ada dua program khusus dari 18 program prioritas Pemkab Berau yang ditujukan untuk UMKM. Yakni, pembangunan kawasan UMKM terpadu dengan menyediakan fasilitas pembinaan, pelatihan, serta kredit lunak UMKM.

"Bersama pihak ketiga, kami terus mendorong agar UMKM bisa berkembang lebih baik lagi yang tujuan akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," terangnya.

Pihaknya juga terus melakukan perbaikan serta pemeliharaan pada kawasan-kawasan UMKM, seperti di Tepian Ahmad Yani. Tujuannya untuk memperindah demi meningkatkan daya tarik serta meningkatkan perputaran ekonomi bagi masyarakat.

Secara khusus, dirinya meminta kepada jajaran Diskoperindag dan Disbudpar Berau, termasuk perangkat kelurahan dan kecamatan dan perangkat terkait lainnya, untuk dapat melakukan pembinaan dan pendampingan kepada para pedagang serta pengunjung di kawasan tepian Gunung Tabur.

Camat Gunung Tabur, Lutfi Hidayat menyampaikan, Gebyar PKL Banua Basinang sebagai upaya pihaknya untuk menyukseskan program unggulan Pemkab Berau. Pihaknya juga ingin mewujudkan pusat wisata kuliner dan budaya yang secara lokasi berada di tempat bersejarah, yaitu Museum Batiwakkal. Diharapkan dapat benar-benar bisa memberikan kesejahteraan kepada pada UMKM di Kecamatan Gunung Tabur.

Apalagi, tujuan utamanya, yakni melestarikan budaya dan tradisi lokal sembari memberikan kesempatan untuk para UMKM di Kecamatan Gunung Tabur mempromosikan produk mereka. (*/aja/far/k15)

 

Editor : Indra Zakaria
#berau