Angkasa Pura I siap melakukan perbaikan overlay landasan pacu Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan. Sebagai informasi, overlay merupakan salah satu cara perbaikan perkerasan jalan dengan teknik menghamparkan aspal di atas permukaan lama.
General Manager Bandara SAMS Sepinggan Achmad Syaugi Syahab mengatakan, direksi Angkasa Pura telah meminta pekerjaan overlay di banara berkapasitas 5-10 juta penumpang tersebut. “Overlay sudah diminta direksi untuk diperkuat landasan tengah,” ucapnya.
Rencananya pekerjaan overlay mulai berjalan pada Sabtu (15/6). Ada pun saat ini runway Bandara SAMS Sepinggan memiliki panjang 2.500 meter persegi. “Targetnya overlay sudah selesai 1 Agustus. Nanti PP yang akan mengerjakan,” tuturnya.
Sementara disinggung mengenai kebutuhan perpanjangan runway, Syaugi menyebutkan sementara ini belum ada informasi terbaru dari pusat. Seperti diketahui, Bandara SAMS Sepinggan berencana menambah panjang runway dari 2.500 meter menjadi 3.500 meter.
Ini sudah menjadi pembahasan dari beberapa tahun lalu. Terutama agar Bandara SAMS Sepinggan bisa melayani penerbangan dengan pesawat berbadan besar. “Perpanjangan runway mungkin tahun depan kami masukan dalam perencanaan masterplan,” ungkapnya.
Saat ini, Angkasa Pura I sudah menjalankan proses patching aspal untuk metode perbaikan kerusakan terutama pada lapisan perkerasan. “Ini proses pemeriksaan, kami melihat kekuatan landasan mana spot yang turun, perlu perbaikan, dan mana yang sudah selevel,” ujarnya.
Syaugi menyebutkan, proses patching ini tentu sudah diketahui maskapai. Mereka pun memahami kebutuhan tersebut. Sehingga tidak terdampak pada jadwal penerbangan di Bandara SAMS Sepinggan. “Tidak ada penerbangan yang delay, semua berjalan seperti biasa,” ucapnya.
Tujuannya untuk memastikan landasan benar-benar siap bagi pesawat melakukan take off dan landing. “Selama ini pemeriksaan runway sudah kami lakukan rutin selama tiga kali dalam sehari,” tandasnya. (gel/waz)