PROKAL.CO, BALIKPAPAN-PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI) (ACES) menggelar media gathering dan store visit pada Jumat (7/2/2025) di AZKO Living Plaza Balikpapan.
Event ini menghadirkan Faozul Wildan, General Manager Sales & Operations AZKO; dan Area Manager AZKO Kalimantan Mahfuds Syahmi.
Pada kesempatan itu, selain berbincang santai, Faozul juga mengajak awak media berkeliling store. Menunjukkan produk-produk menarik dan berkualitas yang dimiliki AZKO.
Kata dia, ada 52 home brand terpercaya yang sudah berpengalaman sejak 30 tahun di AZKO.
Di antaranya, KRISBOW, KRIS, KLAZ, hingga STORA yang telah menjadi andalan keluarga Indonesia.
Di Indonesi saat ini AZKO sudah memiliki 245 store di 75 wilayah. Di Balikpapan ada dua store AZKO. Sementara di Samarinda ada tiga store.
Diketahui, ACE Hardware Indonesia, ritel milik Kawan Lama Group, mengganti nama menjadi PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI) (ACES) pada awal 2025.
Perusahaan juga mengganti merek jaringan ritel perkakas mereka menjadi AZKO yang diresmikan pada 1 Januari 2025.
AZKO Day
Pada kesempatan media gathering itu, Faozul Wildan, mengatakan PT AHI ACES juga mempersembahkan AZKO Day sebagai ajang perkenalan identitas baru AZKO yang lebih dekat dengan pelanggan.
Baca Juga: Fery Rute Tarakan dan Nunukan Dihentikan Sementara, Ada Apa?
Event ini digelar pada 8-9 Februari 2025 di AZKO Living Plaza Balikpapan.
Kata dia, AZKO Day menghadirkan berbagai aktivitas menarik, seperti olahraga dan workshop.
Acara ini juga memberikan kesempatan kepada warga Balikpapan untuk mengenal AZKO lebih dekat, serta menjalin kebersamaan sekaligus menginspirasi hidup yang lebih baik.
AZKO Day, kata dia, menjadi momen istimewa untuk merayakan awal cerita evolusi baru bersama warga Balikpapan yang selama ini telah mendukung dan menjadi bagian dari 30 tahun perjalanan AZKO.
“AZKO berkomitmen untuk mendampingi setiap langkah dan menjadi mitra terpercaya dalam membantu mewujudkan rumah yang nyaman serta kehidupan yang lebih bermakna,” katanya.
Bisa Baik
Bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan, PT AHI ACES juga memperkenalkan Bisa Baik (Bersama Atasi Sampah Barang Elektronik) di AZKO Balikpapan.
Program ini hadir untuk membantu masyarakat menangani limbah elektronik yang terabaikan.
Berdasarkan laporan Global E-Waste Monitor 2024, Indonesia merupakan penghasil limbah elektronik terbesar keempat di Asia. Mencapai 1,9 juta ton per tahun.
Melaui dropbox yang tersedia di toko AZKO di Living Plaza Balikpapan, pelanggan dapat berkontribusi dalam menanggulangi sampah elektronik.
Seperti kipas angin, bohlam, penyedot debu, setrika dan lainnya, secara bertanggung jawab.
Sampah yang terkumpul akan dikelola dan didaur ulang demi mencegah pencemaran lingkungan serta mengurangi jumlah limbah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA).
Sebagai apresiasi atas kontribusi pelanggan yang menyetor sampah barang elektronik, ada tambahan diskon 10 persen untuk pembelian produk elektronik serupa di AZKO.
“Dengan program Bisa Baik, kami mengajak warga Balikpapan untuk turut berkontribusi menjaga lingkungan dengan langkah sederhana namun bermakna,” ujar Area Manager AZKO Kalimantan Mahfuds Syahmi.(far)
Editor : Faroq Zamzami