Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Strategi BRI Bantu UMKM Naik Kelas: Kisah Agrominafiber Handicraft Tembus Pasar Global

Rahman Hakim • 2025-02-19 11:46:54

Photo
Photo

Di sudut kota Kebumen, Jawa Tengah, tangan-tangan terampil mengubah serat pisang dan pandan menjadi karya seni bernilai tinggi. S

alah satunya adalah Agrominafiber Handicraft, UMKM yang sukses menembus pasar global berkat inovasi dan dukungan strategis dari BRI.

Baca Juga: Fleksibel dan Adaptif, Begini Strategi BRI Menjaga Stabilitas di Tengah Gejolak Ekonomi

BRI UMKM EXPO(RT) 2025: Pintu Gerbang UMKM Menuju Pasar Dunia

Sebagai bagian dari upaya mendukung UMKM naik kelas, BRI kembali menggelar BRI UMKM EXPO(RT) 2025, yang berlangsung di ICE BSD City pada 30 Januari–2 Februari 2025.

Acara ini sukses menarik lebih dari 69 ribu pengunjung, mencatat transaksi senilai lebih dari Rp40 miliar, serta menghasilkan kontrak ekspor hingga USD 90,6 juta (sekitar Rp1,5 triliun).

Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Agrominafiber Handicraft, UMKM asal Kebumen yang mengolah serat alam menjadi produk dekorasi berkualitas tinggi.

Berkat keikutsertaannya sejak 2023, bisnis ini semakin dikenal di pasar internasional.

Baca Juga: Dari Limbah Kayu ke Pasar Internasional, Abe Kreasi Bersinar di BRI UMKM EXPO(RT) 2025

"BRI UMKM EXPO(RT) bukan sekadar pameran, tapi juga jembatan bagi UMKM untuk membangun jaringan dan meraih kepercayaan global," ujar Novita Hermawan, pemilik Agrominafiber Handicraft.

Inovasi Bio Leather: Tren Global dari Serat Pisang

Salah satu terobosan Agrominafiber Handicraft di BRI UMKM EXPO(RT) 2025 adalah bio leather, material ramah lingkungan berbahan dasar serat pisang. Produk ini tidak hanya unik, tetapi juga memiliki daya tarik tinggi di pasar internasional.

"Bio leather ini menjadi inovasi unggulan kami. Selain ramah lingkungan, permintaannya terus meningkat di berbagai negara," jelas Novita.

Dukungan dari BRI membantu Agrominafiber memperluas pasarnya hingga ke Belgia, Chile, dan Argentina. Produk seperti stool, wall decor, dan lampshade kini sudah terpajang di berbagai rumah dan ruang komersial di luar negeri.

Baca Juga: Ethnic Gendhis: Batik Kekinian dari UMKM Binaan BRI yang Diminati Anak Muda

BRI dan Komitmen Pemberdayaan UMKM

Keberhasilan Agrominafiber Handicraft tidak lepas dari strategi pemberdayaan UMKM yang diterapkan BRI. Bank ini konsisten mendukung usaha kecil melalui berbagai program, termasuk pembiayaan, pelatihan, dan akses pasar internasional.

"Kisah sukses Agrominafiber Handicraft membuktikan bahwa dari daerah, UMKM bisa mendunia. Kami berharap semakin banyak pelaku usaha yang mengikuti jejak mereka," kata Amam Sukriyanto, Direktur Commercial, Small, and Medium Business BRI.

Selain mendukung inovasi produk, Novita juga berkomitmen pada pemberdayaan masyarakat lokal.

Baca Juga: BRI Konsisten Dukung UMKM, Cetak Laba Rp60,64 Triliun di 2024: Kinerja yang Menopang Ekonomi Nasional

Agrominafiber melibatkan warga sekitar dalam produksi, memberikan pelatihan, dan menciptakan lapangan kerja baru.

"Saya ingin usaha ini tidak hanya membawa manfaat ekonomi, tetapi juga kebanggaan bagi masyarakat Kebumen," ujar Novita.

Masa Depan UMKM Indonesia di Pasar Global

Dengan strategi yang tepat, UMKM Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar global. BRI, melalui berbagai inisiatifnya, terus mendorong pelaku usaha untuk berkembang, berinovasi, dan memperluas jaringan bisnis mereka.

Ke depan, Novita berharap Agrominafiber Handicraft bisa terus meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, dan mempertahankan keberlanjutan bisnisnya.

Baca Juga: Diakui Dunia! BRI Berhasil Masuk Daftar Asia-Pacific’s Best Companies 2025 Versi Majalah TIME

"Kami sedang menyusun sustainability report untuk memperkuat kepercayaan pasar internasional. Ini langkah penting agar bisnis kami bisa terus berkembang," pungkasnya.

Melalui dukungan dan strategi BRI, Agrominafiber Handicraft membuktikan bahwa UMKM Indonesia tidak hanya bisa bertahan, tetapi juga bisa berjaya di kancah internasional.

Editor : Rahman Hakim
#pemberdayaan umkm #bri #bbri #UMKM Go Global