SAMARINDA – PT Pamapersada Nusantara site Baya (PAMA Baya) melalui binaan UMKM dinamakan “Omah Jamur Randu Lima” mengikuti PAMA Awards 2025. Kegiatan yang diikuti seluruh binaan UMKM PAMA site di Kabupaten/Kota di Kaltim tersebut berlangsung di hotel Mercure Samarinda, lantai tujuh pada, Rabu (21/5) pagi. Acara yang menghadirkan owner krisna oleh – oleh atau biasa yang akrab disapa “Ajik Krisna”. Kehadiran Ajik tersebut berbagi kiat – kita sukses dalam memasarkan produk olahan UMKM yang berpusat di Kota Bali bahkan hingga merambah wilayah Jojga.
Usai kegiatan, Ajik mengaku pertama kalinya menginjakan kakinya ke Kota Samarinda. Ternyata kuliner di sini enak dan sesuai dengan lidah Nusantara. “Untuk itu saya terima kasih atas undangannya dari PAMA. Dan saya melihat beberapa produk UMKM di sini beberapa produk yang sudah saya coba. Salah satunya jamur ori UMKM binaan PAMA Baya yang rasa pedas itu enak banget,” katanya.
Ajik menilai, luar biasa kepedulian PAMA kepada pelaku UMKM yang ada di Kaltim. “Saya yakin dengan adanya dukungan PAMA, UMKM Kaltim akan hidup ekonominya. Terus maju untuk UMKM Kaltim agar kedepannya dapat menimbulkan pelaku – pelaku UMKM jebolan dari PAMA,” ungkapnya.
Sementara itu, Project Manager PT PAMA Baya, Fedo Ferdiansyah melalui Csr Officer PAMA Baya, Rifauzar menjelaskan dengan kehadiran pengusaha Ajik Krisna memberikan pembelajaran UMKM lokal agar bisa berkembang. Dengan adanya UMKM awards ini, harapannya UMKM binaan PAMA Baya sendiri dapat berkembang serta menumbuhkan ekonomi warga di sekitar operasional PAMA Baya. “Kita baru mulai membina satu tahun UMKM ini. Tapi sudah menghasilkan produk unggulan dari jamur-jamuran. Seperti pusat jamur tiram segar, jamur crispy hingga bibit jamur sudah tersedia. Dan Pak Ajik Krisna sempat mencoba jamur crispy dan memberikan apresiasi ke UMKM kita,” ungkapnya.
Selain itu, UMKM berbahan baku jamur, tidak hanya mudah dibudidayakan. Tapi juga ramah lingkungan. “Yang mana limbah-limbah dari serbuk kayu dijadikan bahan produksi untuk menjadikan jamur yang berkualitas. Selain mudah didapat bahannya juga ramah terhadap lingkungan,” papar pria yang akrab disapa Uzar tersebut. (*)
Editor : Indra Zakaria