Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

BRI Luncurkan Program Desa BRILiaN Bertema “Desa Wisata” untuk Dorong Ekonomi Berbasis Kearifan Lokal

Rahman Hakim • 2025-06-09 12:25:15
Photo
Photo

PROKAL.CO, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI resmi meluncurkan Kick-Off Program Desa BRILiaN dengan mengusung tema “Desa Wisata”.

Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen BRI dalam memberdayakan desa dan menggali potensi pariwisata berbasis kearifan lokal sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat desa.

Diselenggarakan secara daring, peluncuran program ini dihadiri oleh Senior Executive Vice President BRI, Muhammad Candra Utama; Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas Masyarakat Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Ika Kusuma Permana Sari; serta CEO Atourin, Benarivo Triadi Putra.

BRI Dorong Pemberdayaan Desa Melalui Pariwisata

Muhammad Candra Utama menyampaikan bahwa BRI, sebagai bank yang fokus pada segmen UMKM, memiliki peran strategis lebih dari sekadar lembaga keuangan.

Melalui Program Desa BRILiaN, BRI terus berupaya menciptakan dampak sosial dan ekonomi nyata bagi masyarakat desa.

“Desa BRILiaN bukan hanya program pemberdayaan biasa. Ini adalah bentuk nyata komitmen BRI untuk mencetak role model desa-desa yang unggul dengan praktik kepemimpinan yang baik dan semangat kolaborasi berbasis prinsip pembangunan berkelanjutan (SDGs),” ungkap Candra.

Dengan mengangkat tema Desa Wisata, BRI bertujuan mengoptimalkan potensi pariwisata lokal yang dimiliki desa-desa di Indonesia.

Sejak diluncurkan pada 2020 hingga April 2025, Program Desa BRILiaN telah menjangkau 4.327 desa di seluruh Indonesia, menunjukkan dampak luas dan partisipasi aktif dari ribuan komunitas desa.

Tantangan Desa Wisata dan Peran Strategis BRI

Meskipun memiliki potensi besar, pengembangan desa wisata masih menghadapi berbagai tantangan. Menurut Candra, tantangan tersebut mencakup rendahnya pendapatan masyarakat sekitar, kurangnya inovasi dalam pengemasan produk wisata, serta keterbatasan dalam merancang paket wisata yang menarik dan membangun jaringan pemasaran.

Sebagai respons terhadap permasalahan ini, BRI menghadirkan rangkaian pelatihan menyeluruh dalam Kick-Off Program Desa BRILiaN.

Pelatihan ini meliputi pengembangan kompetensi lunak dan teknis, serta pendampingan untuk digitalisasi dan pemasaran paket wisata melalui platform seperti Atourin.

Digitalisasi dan Kolaborasi untuk Penguatan Desa Wisata

Dengan adanya pelatihan dan pendampingan ini, BRI berharap setiap desa mampu mengenali dan mengelola potensi pariwisatanya secara berkelanjutan.

Selain itu, desa juga didorong untuk berkolaborasi dengan mitra eksternal dan platform digital, sehingga produk wisata mereka bisa menjangkau pasar yang lebih luas.

“Tujuan akhirnya adalah terciptanya desa wisata yang tidak hanya menarik secara destinasi, tetapi juga mampu menumbuhkan wirausaha lokal, memperkuat struktur kelembagaan desa, serta membangun ekosistem ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan,” tambah Candra.

Dukungan Pemerintah terhadap Inisiatif BRI

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif turut memberikan apresiasi terhadap program ini. Asisten Deputi Ika Kusuma Permana Sari menyebutkan bahwa program Desa BRILiaN sejalan dengan visi pemerintah dalam membangun desa wisata yang unggul dan mandiri.

“Kolaborasi ini menjadi jembatan strategis dalam memperluas pengembangan desa wisata. Kemenparekraf siap bersinergi melalui fasilitasi modul pelatihan dan penguatan ekosistem,” tegas Ika.

Ia juga mengajak pemerintah daerah untuk aktif mendampingi desa-desa dalam menjalankan program ini guna memastikan dampak yang berkelanjutan dan menjadikannya sebagai model pembangunan desa yang bisa ditiru oleh wilayah lain.

Editor : Rahman Hakim
#bri #bbri #desa wisata #Desa BRILiaN #pemberdayaan desa