SAMARINDA- Setelah 12 hari ditutup pasca kebakaran Selasa (3/6/2025) lalu, BIGMall Samarinda dikabakarkan kembali beroperasi pada Senin (16/6/2025).
Pengumuman itu diupload pada akun resmi @bigmall_smd di Instagram pada Minggu (15/6/2025) sekira pukul 13.00 Wita. Meski begitu bersamaan dengan tersebarnya informasi kembali beroperasinya BIGMall, tersebar pula surat pemberitahuan perihal informasi izin operasional tenant yang ditandatangi General Manager (GM) BIGMall, Tumpal MP Silalahi.
Dalam surat pemberitahuan yang sudah dikeluarkan sejak Jumat (13/6/2025) lalu itu, disebutkan bahwa operasional hanya akan diberlakukan pada tenant yang berada di lantai Lower Groung (LG) dan Ground Floor (GF).
Pada surat pemberitahuan itu management BIGMall mencantumkan tiga point penting yang harus diperhatikan seluruh tenant. Diantaranya melakukan pengecekan sistem keamanan dan keselamatan di area tenant.
Selain itu pada point ketiga pihak tenant dilarang mendokumentasikan dan menyebar foto situasi area kerja serta memberikan informasi yang tidak mendasar kepada pengunjung.
General Manager (GM) BIGMall, Tumpal MP Silalahi yang dikonfirmasi media melalui sambungan telepon membenarkan informasi, yang telah beredar di akun resmi @bigmall_smd di Instagram pada Minggu (15/6/2025).
"Benar. Namun yang kami buka hanya lantai Lower Ground (LG) dan Ground Floor (GF). Tidak termasuk lantai Upper Ground (UG) dan yang di atasnya," kata Tumpal.
Tumpal menerangkan, dibukanya kembali operasional yang ada di lantai LG dan GF itu tidak lepas dari tuntutan karyawan tenant sehingga manajemen memiliki tanggung jawab moral.
"Dan sebenarnya lantai yang di bawah itu (LG dan GF), karena banyak kena dampak air ketika kebakaran terjadi sehingga bisa dioperasikan setelah dilakukan pembersihan," jelasnya.
Terpisah, Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, melalui Kasat Reskrim, AKP Dicky Anggi Pranata juga membenarkan bahwa manajemen BIGMall hanya mengoperasikan dua lantai di bawah yakni LG dan GF. "Sedangkan lantai UG yang menjadi titik kebakaran itu belum, masih menunggu hasil dari Labfor," kuncinya. (oke/nha)
Editor : Indra Zakaria