Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

BRI Dorong UMKM Naik Kelas, 574 Ribu Nasabah KUR Berhasil Tingkatkan Skala Usaha

Rahman Hakim • Senin, 1 September 2025 - 23:26 WIB
Photo
Photo

PROKAL.CO, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menegaskan perannya sebagai bank yang berfokus pada pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Tidak hanya berfungsi sebagai penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR), BRI juga mendorong pelaku usaha agar mampu naik kelas melalui akses permodalan, pelatihan, serta digitalisasi usaha.

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, mengungkapkan dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI DPR RI pada Kamis (21/8/2025), bahwa hingga akhir Triwulan II 2025, jumlah nasabah KUR yang berhasil naik kelas mencapai 574 ribu orang.

Angka ini meningkat tajam dari 286 ribu orang pada Triwulan I 2025. Dengan kata lain, hanya dalam waktu tiga bulan, ada tambahan hampir 300 ribu pelaku usaha kecil yang mampu memperbesar skala bisnisnya.

“Capaian ini menunjukkan komitmen BRI untuk tidak sekadar menyalurkan KUR, tetapi juga mendorong UMKM agar bisa terus naik kelas,” ujar Hery.

Program Desa BRILiaN hingga LinkUMKM

Untuk mempercepat pertumbuhan UMKM, BRI meluncurkan berbagai program pemberdayaan yang bersifat komprehensif.

Salah satu inisiatif andalan adalah program Desa BRILiaN. Hingga 2025, program ini telah membina 4.625 desa dan membentuk 41.217 klaster usaha di seluruh Indonesia.

Selain itu, BRI mengembangkan Rumah BUMN sebagai pusat pembelajaran bisnis. Tercatat sudah ada 54 Rumah BUMN yang aktif memberikan edukasi kepada pelaku UMKM.

Di sisi lain, BRI juga mendorong transformasi digital melalui platform LinkUMKM yang kini dimanfaatkan oleh lebih dari 12,9 juta pengguna.

Untuk meningkatkan daya saing global, BRI menghadirkan platform PARI, yang telah digunakan lebih dari 113 ribu pelaku usaha.

Melalui platform ini, UMKM dapat memperluas akses pasar dan memperkuat strategi bisnis berbasis teknologi.

“Semua inisiatif ini ditujukan untuk memberikan akses pelatihan, literasi keuangan, dan peluang usaha agar UMKM bisa memiliki daya saing tinggi, tidak hanya di tingkat nasional, tapi juga internasional,” jelas Hery.

Penyaluran KUR BRI Capai Rp99,31 Triliun

Hingga akhir Juli 2025, BRI mencatat penyaluran KUR sebesar Rp99,31 triliun atau setara 56,75% dari total alokasi KUR tahun 2025 yang mencapai Rp175 triliun. Penyaluran ini mayoritas disalurkan ke sektor produksi dengan porsi 63,88%.

Adapun sektor produksi yang mendapat kucuran KUR meliputi pertanian, perikanan, perdagangan, industri, serta jasa.

Dari jumlah tersebut, sektor pertanian menjadi kontributor terbesar, dengan penyaluran mencapai Rp44,11 triliun atau 44,42% dari total realisasi.

Langkah ini dinilai sejalan dengan strategi BRI dalam memperkuat sektor riil dan mendukung ketahanan pangan nasional.

Dengan fokus pada sektor produktif, BRI berharap UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang menjadi tulang punggung ekonomi nasional.

BRI dan Harapan Ekonomi Nasional

Keberhasilan 574 ribu nasabah KUR naik kelas menjadi bukti nyata bagaimana BRI konsisten membina pelaku UMKM. Melalui penyaluran kredit, pemberdayaan desa, pelatihan, hingga digitalisasi, BRI berupaya menciptakan ekosistem yang sehat bagi UMKM di seluruh Indonesia.

Dengan kontribusi besar pada pembiayaan sektor produktif, terutama pertanian, BRI tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional.

Hal ini sekaligus menjadi wujud nyata peran BRI sebagai bank milik negara yang berkomitmen terhadap inklusi keuangan dan pembangunan berkelanjutan.

Editor : Rahman Hakim
#pemberdayaan umkm #bri #bbri #naik kelas #kur