JAKARTA – Gairah masyarakat untuk pulang ke kampung halaman menggunakan jalur laut pada musim mudik Lebaran 2026 menunjukkan angka yang fantastis. PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni melaporkan bahwa program diskon tiket sebesar 30 persen telah habis terjual lebih cepat dari estimasi yang ditetapkan. Daya tarik potongan harga ini berhasil menyedot perhatian sebanyak 467.662 penumpang, sebuah pencapaian yang membuktikan bahwa transportasi laut masih menjadi primadona bagi para pemudik di tanah air.
Direktur Utama Pelni, Tri Andayani, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat yang luar biasa membuat realisasi penerima diskon melonjak hingga 105 persen dari proyeksi awal yang hanya dipatok di angka 445.534 orang. Tingginya angka ini dipicu oleh masifnya penjualan tiket pada rute-rute jarak pendek, di mana masyarakat memanfaatkan stimulus dari pemerintah untuk menekan biaya perjalanan. Program yang telah dibuka sejak Februari lalu ini pun resmi ditutup pada Jumat (3/4), menyusul kuota yang telah terpenuhi sebelum periode angkutan Lebaran berakhir.
Keberhasilan program ini tidak hanya terlihat dari ludesnya kuota diskon, tetapi juga tercermin dari total penjualan tiket secara nasional. Per 4 April 2026, Pelni mencatat sebanyak 487.905 tiket telah terjual, tumbuh sekitar 1,8 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Tren positif ini menjadi sinyal kuat bahwa kebijakan stimulus transportasi laut sangat efektif dalam membantu mobilitas masyarakat, terutama dalam menghadirkan akses perjalanan yang lebih terjangkau dan berkualitas.
Meski arus penumpang mulai menunjukkan grafik penurunan seiring mendekatnya akhir masa angkutan Lebaran pada 6 April mendatang, manajemen Pelni menegaskan komitmennya untuk tidak mengendurkan standar pelayanan. Tri Andayani menekankan bahwa seluruh armada tetap bersiaga penuh dengan mengedepankan prinsip safety first dan zero accident. Pelayanan prima atau service excellence tetap menjadi prioritas utama bagi penumpang yang masih berada dalam perjalanan maupun mereka yang baru akan berangkat menggunakan armada BUMN ini.
Capaian gemilang di musim mudik 2026 ini diharapkan menjadi pijakan bagi Pelni dan Kementerian Perhubungan untuk terus menghadirkan inovasi serupa di masa mendatang. Dengan dukungan penuh dari pemerintah, Pelni optimis dapat terus menjadi tulang punggung transportasi antar pulau yang aman dan nyaman, sekaligus memperkuat konektivitas di seluruh pelosok nusantara. (*)
Editor : Indra Zakaria