Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Efisiensi Anggaran Bayangi Program, IWAPI Kukar Kuatkan Pembinaan UMKM Perempuan Melalui Rakercab dan CSR

Elmo Satria Nugraha • Kamis, 7 Mei 2026 | 23:04 WIB
Rakercab II DPC IWAPI Kutai Kartanegara (Elmo/Prokal.co)
Rakercab II DPC IWAPI Kutai Kartanegara (Elmo/Prokal.co)

 PROKAL.CO, TENGGARONG – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, upaya pemberdayaan pelaku usaha perempuan di Kutai Kartanegara mulai menghadapi tantangan pendanaan. Kondisi itu menjadi sorotan dalam Rapat Kerja Cabang (Rakercab) II 2026 Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kukar, Kamis (7/5/2026).

Rakercab yang digelar di Pendopo Wakil Bupati Kutai Kartanegara itu tak hanya membahas arah program organisasi, tetapi juga strategi menjaga keberlanjutan pembinaan UMKM perempuan di tengah keterbatasan anggaran.

Kegiatan dibuka Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Kabupaten Kukar, Dafip Haryanto, yang membacakan sambutan Bupati Kukar. Dalam sambutannya, pemerintah daerah menilai organisasi perempuan memiliki peran penting dalam memperkuat ekonomi keluarga melalui sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Perempuan pengusaha terbukti menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat, terutama saat pandemi COVID-19. Ketika banyak sektor terdampak, UMKM perempuan tetap bergerak,” ujarnya. Sementara itu, Ketua DPC IWAPI Kukar, Fety Puja Solihin, mengatakan Rakercab II menjadi forum evaluasi sekaligus penyusunan program kerja menjelang berakhirnya masa kepengurusan pada Desember 2026.

IWAPI Kukar akan tetap memprioritaskan program pemberdayaan perempuan melalui pelatihan keterampilan dan pengembangan usaha di berbagai kecamatan.

“Tahun ini kami kembali menyiapkan pelatihan tata boga, tata rias, menjahit hingga membatik yang akan dilaksanakan bertahap selama satu tahun,” kata Fety.

Namun, ia mengakui efisiensi anggaran turut memengaruhi pelaksanaan sejumlah program organisasi. Karena itu, IWAPI mulai membuka peluang kolaborasi dengan perusahaan melalui program tanggung jawab sosial atau CSR.

“Kami akan berupaya mencari dukungan CSR perusahaan di Kutai Kartanegara agar program pemberdayaan UMKM perempuan tetap berjalan,” ucapnya.

IWAPI berharap dukungan tersebut mampu menjaga keberlangsungan pembinaan pelaku usaha perempuan agar tetap berkembang dan mampu bersaing di tengah tekanan ekonomi.

Di sisi lain, Ketua DPD IWAPI Kaltim, Ernawati Gafar, menilai Rakercab tidak sekadar agenda organisasi, tetapi juga ruang menyusun program yang benar-benar berdampak bagi masyarakat.

 “Kami berharap program-program yang sudah berjalan bisa dievaluasi dan menghasilkan program nyata serta konkret bagi masyarakat,” ujar Ernawati. Ia juga mengapresiasi perkembangan IWAPI Kukar yang dinilai cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir, termasuk capaian penghargaan di tingkat provinsi. “Saya melihat IWAPI Kukar berkembang sangat baik. Ke depan kami berharap capaian itu bisa lebih meningkat lagi,” harapnya. (moe)

Editor : Indra Zakaria
#iwapi #kutai kartanegara