Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Ada Ribuan Pengangguran di Balikpapan, Pemkot Buka 2.079 Lowongan Kerja di Job Market Fair 2026

Redaksi Prokal • Rabu, 15 Juli 2026 | 07:15 WIB
Asisten Ekbangkesra Pemkot Balikpapan, Andi Yusri Ramli membuka Job Market Fair 2026 di BSCC Dome Balikpapan. (Foto: ARIF FADILLAH/Balikpapan Pos)
Asisten Ekbangkesra Pemkot Balikpapan, Andi Yusri Ramli membuka Job Market Fair 2026 di BSCC Dome Balikpapan. (Foto: ARIF FADILLAH/Balikpapan Pos)

BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan resmi membuka bursa kerja tahunan Job Market Fair (JMF) 2026 di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome untuk mempertemukan langsung para pencari kerja dengan pihak perusahaan. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata untuk menekan angka pengangguran di Kota Beriman yang tercatat masih menyisakan ribuan pencari kerja yang belum terserap di berbagai sektor industri.

Berdasarkan data dari Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Balikpapan hingga Juni 2026, terdapat 2.827 pencari kerja yang masih aktif mencari pekerjaan, dengan rincian 1.406 pekerja laki-laki dan 1.421 pekerja perempuan. Untuk menjembatani kebutuhan tersebut, sebanyak 86 perusahaan ikut berpartisipasi dengan menyediakan total 2.079 lowongan kerja yang mencakup 69 jenis jabatan di berbagai sektor usaha.

Koordinator Job Market Fair sekaligus Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja Disnaker Kota Balikpapan, Baidawi, menjelaskan bahwa bursa kerja tahun ini mengalami peningkatan signifikan dari sisi jumlah perusahaan yang terlibat maupun lowongan yang disediakan. Ia memaparkan bahwa lowongan pekerjaan kali ini masih didominasi untuk lulusan SMA/SMK sebanyak 1.111 orang, diikuti lulusan sarjana (S1) sebanyak 572 orang, diploma sebanyak 395 orang, dan lulusan SMP sebanyak 1 orang.

"Job Market Fair menjadi salah satu upaya mempercepat penempatan tenaga kerja dengan mempertemukan langsung pencari kerja dan perusahaan," kata Baidawi saat memberikan keterangan di sela-sela acara. Ia juga menambahkan mengenai tingginya permintaan untuk lulusan sekolah menengah. "Hal ini menunjukkan kebutuhan terbesar industri masih berasal dari tenaga kerja vokasi. Karena itu penguatan kompetensi lulusan SMK dan sertifikasi keterampilan menjadi sangat penting," imbuhnya.

Dari sebaran sektor industri, perusahaan dari bidang perdagangan besar, eceran, serta reparasi kendaraan menjadi yang paling mendominasi dengan melibatkan 17 perusahaan, disusul sektor keuangan, asuransi, serta sektor penyedia akomodasi makanan dan minuman. Adapun posisi pekerjaan yang paling banyak dicari oleh pihak perusahaan meliputi bagian sales dan marketing, mekanik mesin atau alat berat, pramuniaga, program management trainee, hingga tenaga administrasi dan operator.

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari hingga hari Rabu ini dibuka secara resmi oleh Asisten II Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat (Ekbangkesra) Sekretariat Daerah Kota Balikpapan, M. Andi Yusri Ramli. Dalam sambutannya, Andi Yusri menyampaikan bahwa agenda JMF merupakan bukti komitmen kuat dari pemerintah dalam memperluas kesempatan kerja, terlebih saat ini Balikpapan mengemban peran krusial sebagai kota penyangga utama bagi Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Momentum ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para pencari kerja. Tunjukkan kemampuan, etos kerja, dan semangat untuk terus belajar, karena dunia kerja saat ini membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki kualifikasi, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman," tutur Andi Yusri kepada para pencari kerja yang memadati lokasi acara.

Melalui program ini, Pemerintah Kota Balikpapan berharap Disnaker setempat dapat terus memperkuat konsep keselarasan antara dunia pendidikan dengan kebutuhan industri. Upaya tersebut akan terus didorong melalui peningkatan pelatihan berbasis kebutuhan pasar kerja, perluasan sertifikasi kompetensi para pekerja, hingga pengembangan layanan ketenagakerjaan berbasis digital demi memaksimalkan penyerapan tenaga kerja lokal di masa mendatang. (*)

Editor : Indra Zakaria
balikpapan job fair