JAKARTA – Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll tahu apa yang sedang menjadi tujuan PSIS Semarang. Tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu sedang membutuhkan kemenangan untuk memuluskan jalan menuju babak championship series. Bukan hanya itu, selain harus menang atas Persija, Laskar Mahesa Jenar juga harus berharap dua pesaingnya, Dewa United dan Madura United, terpeleset pada laga terakhir babak regular series.
Tapi, Thomas tidak mau berkompromi. Dia tidak akan memberikan poin saat Persija menjamu PSIS sore ini di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta (siaran langsung Indosiar pukul 16.00 Wita).
’’Memang ini laga yang penting untuk PSIS. Karena itu, kami harus bersiap dengan baik untuk menghadapi pertandingan besok (hari ini, Red). PSIS memang butuh poin. Tapi, kami bermain di Jakarta. Jadi, musim ini harus diakhiri dengan kemenangan,’’ tegas pelatih asal Jerman tersebut di SUGBK kemarin.
Pelatih PSIS Gilbert Agius menilai, pertandingan hari ini akan berjalan sulit. Terlebih, pertandingan pemungkas digelar di kandang lawan. Tapi, Gilbert tidak mau kehilangan momentum. Menurut dia, kesempatan bersaing menuju championship series harus dimaksimalkan dengan baik.
’’Kesempatan PSIS untuk masuk empat besar hingga pakan terakhir merupakan momentum cukup besar. Para pemain harus tetap fokus terhadap performanya. Sejak awal, saya tidak pernah bicara soal hasil. Jadi, fokus saja dengan performa tim,’’ ucap pelatih asal Malta tersebut.
Gilbert juga meminta para pemainnya untuk tidak nervous. Dia ingin PSIS bermain seperti ciri khasnya. ’’PSIS akan tetap bermain seperti PSIS sebelumnya. Saya berpesan kepada para pemain untuk tidak takut membangun serangan dari bawah serta bermain dari kaki ke kaki,’’ pungkasnya. (fiq/c17/ali/jpg/tom/k15)
Editor : Indra Zakaria