Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Madura United vs Borneo FC, Pesut Etam Percaya Diri, Lawannya Tak Gentar

Indra Zakaria • 2024-05-15 10:40:00
MISI MENANG: Terens Puhiri akan kembali berduel dengan Hugo Gomez dalam leg pertama semifinal champions series di Stadion Gelora Bangkalan, Rabu malam (15/5). (Foto: FOTO: DOK/KP-MADURA OFFICIAl )
MISI MENANG: Terens Puhiri akan kembali berduel dengan Hugo Gomez dalam leg pertama semifinal champions series di Stadion Gelora Bangkalan, Rabu malam (15/5). (Foto: FOTO: DOK/KP-MADURA OFFICIAl )

 

Madura United menyongsong babak championship series Liga 1 2023–2024 dengan situasi tidak ideal. Mereka bertanding tanpa pelatih kepala ketika menjamu Borneo FC di Stadion Gelora Bangkalan, Rabu malam (15/5) (siaran langsung Indosiar pukul 20.00 Wita).

Itu terjadi setelah Mauricio Souza secara mengejutkan memilih mundur. Dia tidak mau meneken adendum perpanjangan kontrak. Tapi, kondisi pincang tersebut justru membuat Pieter Huistra khawatir. Sebab, pelatih Borneo FC itu menganggap Madura United punya pengganti yang juga berkelas: Rahmad Basuki. 

”Saya tidak senang mendengar kabar itu (mundurnya Souza, Red). Karena di laga terakhir tampil tanpa pelatih kepala, Madura United justru menang 4-0 atas Borneo FC," kata Huistra. Duel tersebut berlangsung pada 17 April lalu. Saat itu Souza tidak bisa duduk di bench karena sakit. Posisinya digantikan Rahmad Basuki.

Hebatnya, itu jadi satu-satunya kemenangan Madura United atas Borneo FC dalam lima bentrokan terakhir. Kini, Rahmad akan kembali memimpin tim. Huistra ogah anak asuhnya meraih hasil serupa. ”Kami datang ke sini (Bangkalan) untuk menang. Kami harus percaya diri dan memberi hal positif untuk laga nanti,” tegas pelatih asal Belanda tersebut.

Rahmad Basuki yang dipercaya menjadi karteker tak mau jemawa. Dia memang pernah membawa timnya membantai Borneo FC empat gol tanpa balas. Menurut Rahmad, kondisi di babak championship series jelas berbeda. Pesut Etam (julukan Borneo FC) sudah bisa diperkuat dua pemain Indonesia U-23 Komang Teguh dan Fajar Fathurrahman. Ada juga Wiljan Pluim yang sudah sembuh dari cedera. Tiga pemain itu absen ketika Madura United menang 4-0 atas Borneo FC.

”Saya tahu semua pemain Borneo FC itu adalah pemain kunci. Tidak ada satu dua pemain saja yang diwaspadai. Semua pemain mereka harus benar-benar kami awasi dengan baik," tuturnya.

Namun, Rahmad menegaskan tidak gentar meski Borneo FC bakal tampil dengan kekuatan terbaik. Pelatih yang akrab disapa RB itu justru menunggu momen tersebut. ”Saya tahu Borneo FC ini tim bagus. Mereka juara regular series. Karena mereka tampil dengan kekuatan penuh, kami justru sangat termotivasi untuk mengalahkan mereka di laga nanti," jelas pelatih asli Pamekasan itu.

RB menyebut anak asuhnya siap menjungkalkan juara regular series. Perginya Souza juga sama sekali tidak berdampak pada pemain. Mereka punya semangat tinggi untuk memberikan yang terbaik. Apalagi, target manajemen musim ini adalah menjadi juara.

 

Gelandang Madura United Hugo Gomes memastikan bahwa semua pemain akan all-out. Apalagi, pemain punya gairah tersendiri tampil di babak championship series. ”Tampil di babak ini jelas berbeda dengan regular series. Kami harus pintar dalam bermain. Yang jelas, kami harus memaksimalkan kesempatan bermain di kandang. Karena babak ini memiliki dua leg," beber gelandang yang akrab disapa Jaja itu. (gus/c9/ali/jpg/tom/k15)

Editor : Indra Zakaria