BALIKPAPAN – Lapangan latihan bagi tim sepak bola akhirnya tersedia. Terletak di Stadion Batakan, Balikpapan, fasilitas ini disebut bisa digunakan mulai bulan depan. Diketahui selama ini, tim sepak bola khususnya Persiba Balikpapan kerap kesulitan menjalani latihan. Lantaran keterbatasan lapangan yang bisa digunakan.
Saat meninjau langsung, Ketua DPRD Kota Balikpapan Alwi Al Qadri mengatakan, progres pembangunan berjalan sesuai harapan. Baik dari kondisi rumput maupun fisik lapangan. “Alhamdulillah progres lapangan latihan di sebelah Stadion Batakan Balikpapan sudah kelar. Semoga ini bisa bermanfaat buat sepak bola Balikpapan terkhusus juga Persiba,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa ketersediaan sarana latihan ini memang kerap dikeluhkan. Tidak hanya Persiba, namun juga tim tamu yang datang ke Balikpapan, cukup sulit untuk mendapatkan lapangan latihan berkualitas.
Karena itu pula, sambungnya, keberadaan lapangan latihan tersebut sudah dilengkapi dua lampu penerangan. Jika memang dirasa kurang, nantinya bisa saja ditambahkan lagi.
Dari segi fisik, dirinya berkata rumput lapangan telah dalam tahap pemeliharaan. Yang mana diperkirakan akan siap digunakan dalam sebulan. Selain itu, lapangan ini juga dilengkapi dengan tribun berkapasitas 300 orang.
“Tentu ini tak lepas dari peran Pak Wali Kota Rahmad Mas’ud yang sudah memfasilitasi sepak bola di Balikpapan. Insyaallah bulan depan sudah bisa digunakan,” tambah Alwi yang merupakan pembina Persiba Balikpapan ini.
Di sisi lain, Alwi menilai fasilitas ini juga dapat dijadikan sarana latihan pembinaan usia dini semacam SSB di Balikpapan. Sebab, dengan adanya pusat lapangan latihan ini bisa menunjang bakat talenta muda di Balikpapan.
Selanjutnya, pihaknya juga mengisyaratkan akan menambah lapangan latihan. Jika nanti peminatnya ramai, pihaknya akan memaksimalkan lahan yang kosong. Tentunya dengan berkoordinasi bersama pemerintah kota lebih dulu.
“Memang ada keinginan membuat semacam Persiba Kancil. Intinya SSB bisa digiatkan lagi karena kita rindu pemain-pemain Timnas seperti Bima Sakti, Ponaryo Astaman, dan Kurnia Ajie,” tutupnya. (okt/rdh/er)
Editor : Indra Zakaria