Pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, kembali membuat kejutan dalam daftar pemain yang akan mengikuti pemusatan latihan (TC) di Bali mulai 26 Mei mendatang. Pengumuman yang disampaikan pada Minggu (18/5) itu memicu beragam reaksi, baik dari para pemain yang dipanggil maupun yang absen.
Biasanya, Timnas Indonesia hanya memanggil empat penjaga gawang. Namun, kali ini Kluivert memutuskan untuk membawa lima kiper, termasuk nama baru, Reza Arya Pratama dari PSM Makassar. Pemain berusia 25 tahun itu terakhir kali dipanggil saat era Shin Tae-yong, tetapi hingga kini belum mencatatkan debut bersama skuad Garuda.
Selain kejutan di posisi penjaga gawang, sektor lini depan juga menyita perhatian. Ragnar Oratmangoen, penyerang andalan FCV Dender EH yang sebelumnya selalu menjadi pilihan utama, tidak masuk dalam daftar 32 pemain. Absennya Ragnar langsung memicu spekulasi, terlebih setelah diketahui ia masih dalam proses pemulihan dari infeksi virus sejak Maret 2025.
Ketiadaan nama Ragnar Oratmangoen dalam skuad menimbulkan tanda tanya besar. Namun, melalui media sosialnya, Ragnar memberikan penjelasan alasan dia harus absen.
"Para penggemar yang terhormat, karena cedera, saya tidak akan dapat bergabung dengan tim untuk dua pertandingan terakhir babak ini," kata Ragnar dalam akun Instagram pribadinya, Minggu (18/5).
Ragnar Oratmangoen pun menyesali ketidakbisaannya. Tapi dia bertekad untuk pulih agar bisa kembali bermain lagi. "Tidak ada tempat yang lebih saya inginkan selain berada di lapangan untuk berjuang demi Garuda, tetapi kesehatan adalah yang utama," jelasnya.
"Saya akan melakukan segalanya musim panas ini agar 100 persen bugar di awal musim baru. Untuk saat ini; semoga sukses dan teruslah percaya!" tambah Ragnar Oratmangoen.
Untuk mengisi kekurangan di timnas, Kluivert akhirnya memanggil beberapa wajah lama yang sebelumnya sempat hilang dari radar Timnas Indonesia. Yakob Sayuri dan Yance Sayuri, duo sayap kembar yang sebelumnya absen, kini kembali dipercaya untuk memperkuat lini serang Garuda.
Asnawi Mangkualam, mantan kapten Timnas Indonesia sebelum era Jay Idzes, turut dipanggil setelah tampil impresif bersama Port FC di Liga Thailand. Begitu pula dengan Stefano Lilipaly, yang kini memperkuat Borneo FC, akhirnya kembali ke skuad setelah terakhir kali tampil pada FIFA Matchday melawan Turkmenistan pada September 2023.
Namun, hal yang paling mengejutkan adalah absennya Elkan Baggott dari daftar pemain. Bek jangkung yang kini bermain untuk Blackpool FC itu dikabarkan sudah berada di Bali untuk mengikuti TC. Bahkan, beberapa unggahan di media sosial memperlihatkan dirinya berinteraksi dengan warga lokal di Pulau Dewata. Ketidakhadirannya dalam daftar pemain menimbulkan spekulasi di kalangan netizen dan mereka bertanya-tanya mengapa Baggot tidak terpanggil.
Di tengah dinamika pemanggilan pemain, Timnas Indonesia kini menempati posisi keempat di klasemen sementara Grup C dengan koleksi sembilan poin. Meskipun peluang lolos otomatis ke Piala Dunia 2026 masih terbuka, langkah yang paling realistis adalah mempertahankan posisi ketiga atau keempat untuk melaju ke ronde keempat kualifikasi.
Dua pertandingan krusial melawan Tiongkok dan Jepang akan menjadi penentuan nasib Timnas Indonesia. Kluivert berharap kombinasi pemain comeback, wajah baru, dan tulang punggung lama dapat membawa Garuda meraih hasil maksimal di dua laga tersebut.
Publik sepakbola nasional kini menanti dengan harap-harap cemas, apakah keputusan berani Kluivert kali ini akan berbuah manis atau justru menghadirkan kejutan lain. (jpc)
Editor : Indra Zakaria