TANGERANG – Langkah awal persiapan Timnas U-17 Indonesia harus menemui jalan terjal saat menjamu China U-17 dalam laga uji coba internasional di Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Minggu petang. Skuad asuhan Nova Arianto harus mengakui keunggulan telak tim tamu dengan skor akhir 0-7. Ketidaksiapan mental dan kurangnya ketenangan sejak peluit pertama dibunyikan menjadi faktor utama yang membuat dominasi China sulit dibendung sepanjang pertandingan.
Dalam laga ini, Indonesia tampil dengan wajah yang cukup segar, di mana hanya menyisakan Mierza Firjatullah sebagai alumnus Piala Dunia U-17 2025. Namun, minimnya pengalaman internasional di level skuad baru ini tampak jelas saat China mulai membombardir pertahanan tuan rumah. Pesta gol China dibuka oleh Zhao Songyuan pada menit ke-16, yang kemudian disusul oleh sontekan Wang Heyi di menit ke-25 setelah memanfaatkan bola muntah di depan gawang yang dikawal Noah Leo Duvert.
Penderitaan Garuda Muda semakin bertambah menjelang turun minum. China yang bermain semakin percaya diri di bawah arahan pelatih Ukishima Bin berhasil menambah dua gol tambahan melalui aksi individu kedua Zhao Songyuan pada menit ke-42 dan gol Shuai Weihao dua menit berselang. Babak pertama ditutup dengan keunggulan empat gol tanpa balas bagi tim tamu.
Memasuki babak kedua, pelatih Nova Arianto mencoba melakukan penyegaran dengan memasukkan striker Nicholas Indra Mjoesund. Meski sempat mendapatkan peluang emas pada menit ke-69, upaya Nicholas masih mampu diblok barisan pertahanan China yang disiplin. Sebaliknya, China justru tampil kian klinis dengan menambah tiga gol lagi melalui gol kedua Shuai Weihao, aksi Zhang Bolin, serta gol penutup dari Ailikamu Yilihong di masa injury time.
Indonesia bukannya tanpa perlawanan. Upaya memperkecil ketertinggalan sempat lahir melalui penetrasi I Komang Semadi Sanjana Putra dari sisi kiri, namun tendangannya masih melambung di atas mistar gawang. Kekalahan telak ini menjadi catatan penting bagi tim pelatih untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh, terutama pada koordinasi lini belakang dan transisi permainan.
Laga ini merupakan bagian dari rangkaian pemusatan latihan guna mematangkan skuad muda Indonesia sebelum terjun ke kompetisi resmi. Kesempatan untuk bangkit akan kembali hadir pada laga uji coba kedua yang dijadwalkan berlangsung di lokasi yang sama, Indomilk Arena, pada Rabu (11/2) mendatang. (*)
Editor : Indra Zakaria