SAMARINDA – Persaingan perebutan gelar juara Super League musim ini dipastikan bakal memanas hingga tetes keringat terakhir. Kemenangan meyakinkan Borneo FC atas tamunya, Semen Padang, di Stadion Segiri pada Sabtu (25/4/2026) malam, menjadi sinyal kuat bahwa "Pesut Etam" tidak akan membiarkan trofi juara jatuh ke tangan lawan dengan mudah.
Tampil di hadapan pendukung sendiri, anak asuh Fabio Lefundes sukses mengamankan tiga poin penuh lewat kemenangan telak 3-0. Tiga gol kemenangan Borneo FC masing-masing dilesakkan oleh Komang Teguh Trisnanda pada menit ke-9, Kaino Nunez di menit ke-39, dan ditutup oleh gol larut Koldo Obieta saat masa injury time babak kedua (90+3’).
Hasil positif ini membuat Borneo FC kini mengoleksi 66 poin, jumlah yang sama persis dengan sang pemuncak klasemen, Persib Bandung. Meski unggul dalam produktivitas selisih gol, posisi Borneo FC secara regulasi masih tertahan di peringkat kedua karena kalah dalam catatan head-to-head dari tim "Maung Bandung".
Dalam laga tersebut, Borneo FC yang tampil tanpa kreator serangan Luis Villa akibat akumulasi kartu, tetap tampil dominan. Peran sentral di lini tengah diambil alih dengan apik oleh Marcos Astina dan Kaino Nunez yang bahu-membahu menyuplai bola untuk Mariano Peralta. Gol cepat dari Komang Teguh di awal laga diakui Fabio Lefundes menjadi kunci kepercayaan diri timnya.
"Kami sudah mengantisipasi apa yang akan dilakukan Semen Padang. Tapi gol cepat Komang membuat kami lebih nyaman bermain," ungkap Lefundes dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.
Meski menang telak, laga sejatinya tidak berjalan searah. Semen Padang beberapa kali menebar ancaman serius yang memaksa kiper Nadeo Argawinata bekerja ekstra keras demi menjaga kesucian gawangnya. Memasuki babak kedua, Lefundes juga mulai merotasi sejumlah pemain pilar sebagai strategi menjaga kebugaran tim.
Langkah rotasi ini diambil mengingat Borneo FC sudah ditunggu jadwal padat pada tengah pekan depan. Sesuai agenda, Pesut Etam akan bertolak ke Stadion Brawijaya untuk menantang Persik Kediri pada Rabu (29/4/2026).
"Yang jelas kami harus bermain seperti apa yang kami jalankan saat ini. Kompetisi ini kian ketat, jadi kami tak boleh kehilangan momentum. Semoga kami bisa kembali meraih hasil maksimal di laga berikutnya," tegas pelatih asal Brasil tersebut.
Kemenangan di Segiri ini tidak hanya memberikan tambahan poin penting, tetapi juga menjaga api persaingan juara tetap menyala terang bagi masyarakat Samarinda. Kini, fokus penuh dialihkan ke Kediri demi menjaga asa mendongkel posisi Persib di pekan-pekan krusial akhir musim. (*)
Editor : Indra Zakaria