KOTA PADANG – Awan mendung menggelayuti persepakbolaan Ranah Minang setelah klub kebanggaan mereka, Semen Padang FC, dipastikan harus turun kasta dari Super League 2025/2026. Menanggapi kenyataan pahit ini, manajemen tim berjuluk Kabau Sirah tersebut langsung mengambil langkah tegas dengan menjanjikan evaluasi besar-besaran di seluruh lini organisasi.
"Manajemen bersama seluruh elemen tim berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh," tegas CEO Semen Padang FC, Hermawan Ardianto, di Padang pada Selasa sore. Langkah drastis ini diambil bukan tanpa alasan; manajemen ingin membangun ulang fondasi tim yang sempat rapuh agar mampu kembali bersaing di kasta tertinggi sepak bola Tanah Air dalam waktu singkat. Hermawan menambahkan bahwa perbaikan ini adalah harga mati, "Evaluasi ini untuk meraih prestasi yang lebih baik di masa mendatang."
Kegagalan bertahan di kompetisi elit ini tentu menjadi pukulan telak bagi para pendukung setia. Menyadari kekecewaan yang mendalam, Hermawan secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh suporter dan masyarakat Sumatra Barat. Ia mengakui bahwa performa tim sepanjang musim jauh dari kata memuaskan. "Hasil buruk ini tidak sesuai harapan dan berujung pada degradasi tim ke Championship. Kami memahami bahwa pencapaian klub jauh dari ekspektasi dan menimbulkan kekecewaan bagi banyak pihak," tuturnya dengan nada menyesal.
Meski nasib sudah ditentukan, Semen Padang FC masih menyisakan dua laga sisa melawan Persik Kediri dan Persebaya. Sebagai bentuk apresiasi sekaligus undangan bagi suporter untuk tetap memberikan dukungan di masa sulit, manajemen melakukan langkah simpatik dengan memangkas harga tiket stadion secara besar-besaran. Tiket tribun Utara dan Selatan kini hanya dibanderol Rp20 ribu dari harga semula Rp50 ribu, sementara tribun Timur mengalami penurunan drastis dari Rp100 ribu menjadi Rp20 ribu saja. Untuk tribun Barat, harga disesuaikan menjadi Rp100 ribu dari sebelumnya Rp250 ribu.
"Dukungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk bangkit dan kembali lebih kuat," pungkas Hermawan. Saat ini, Semen Padang FC masih tertahan di peringkat 17 dengan koleksi 20 poin, berada tipis di atas PSBS Biak yang terpuruk di dasar klasemen. Dengan semangat evaluasi total ini, publik berharap sang Kabau Sirah hanya sekadar "numpang lewat" di Liga Championship dan segera menanduk kembali persaingan papan atas musim depan. (*)
Editor : Indra Zakaria