JEDDAH – Timnas U17 Indonesia sukses mengawali langkah di Grup B Piala Asia U17 2026 dengan hasil manis. Bertanding di King Abdullah Sport City Pitch A pada Selasa malam, skuad asuhan Kurniawan Dwi Yulianto berhasil mengamankan tiga poin krusial setelah menumbangkan raksasa Asia, China, dengan skor tipis 1-0.
Pertandingan berjalan sengit sejak peluit pertama dibunyikan. Pada babak pertama, China tampil menekan dan beberapa kali mencoba menusuk jantung pertahanan Indonesia. Namun, barisan belakang Garuda Muda yang dipimpin oleh Mathew Baker tampil sangat disiplin. Ketangguhan Baker dalam melakukan blok-blok krusial, ditambah penampilan cemerlang kiper Mike Rajasa di bawah mistar, membuat China frustrasi karena gagal menciptakan peluang yang benar-benar mengancam.
Meski sempat kesulitan mengembangkan permainan pada 30 menit awal, Indonesia mulai menemukan ritme pada 15 menit terakhir babak pertama. Kepercayaan diri para pemain meningkat, puncaknya pada menit ke-43 saat Chico Jericho mendapatkan peluang emas di area penalti lawan. Sayangnya, Chico kehilangan keseimbangan setelah dikepung tiga pemain China, sehingga peluang tersebut urung berbuah gol.
Memasuki babak kedua, Kurniawan Dwi Yulianto tetap mempertahankan skema fleksibel; formasi 5-4-1 saat bertahan yang berubah menjadi 3-4-3 ketika menyerang. Strategi ini terbukti efektif menjaga kedalaman tim. Mike Rajasa kembali menjadi pahlawan pada menit ke-62 dengan menepis peluang berbahaya dari penyerang China.
Drama mulai terjadi pada menit ke-67 saat Indonesia sebenarnya sempat menggetarkan jala gawang lawan melalui situasi lemparan jauh khas Farik Rizqi. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena dianggap terjadi handball terlebih dahulu. Tak patah arang, Baker hampir saja membawa Indonesia unggul pada menit ke-78, namun sepakannya masih menyamping tipis dari gawang Ziniu.
Momen yang dinantikan publik Tanah Air akhirnya tiba pada menit ke-87. Berawal dari umpan panjang akurat yang dilepaskan Mathew Baker, Keanu Sanjaya berhasil meloloskan diri dari kawalan. Pemain muda asal Bali United itu dengan tenang melepaskan tendangan mendatar yang memperdaya kiper China, mengubah skor menjadi 1-0.
Di sisa waktu, China mengerahkan seluruh kekuatannya untuk menyamakan kedudukan, namun pertahanan Indonesia tetap kokoh hingga peluit panjang berbunyi. Kemenangan ini menempatkan Indonesia di posisi kedua klasemen Grup B dengan tiga poin, hanya terpaut selisih gol dari Jepang yang di hari yang sama menang 3-1 atas Qatar.
Hasil ini menjadi modal sangat berharga bagi Indonesia untuk membuka jalan menuju perempat final sekaligus memburu tiket Piala Dunia U17 2026. Ujian selanjutnya bagi Garuda Muda adalah menghadapi Qatar pada Sabtu (9/5) mendatang, sebuah laga yang diprediksi akan kembali berjalan dengan tensi tinggi. (*)
Editor : Indra Zakaria