PROKAL.CO- Teka-teki mengenai siapa nakhoda baru Persija Jakarta akhirnya terjawab dengan sebuah kejutan besar yang mengguncang jagat sepak bola tanah air. Manajemen Macan Kemayoran secara resmi mengumumkan mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, sebagai pelatih kepala baru untuk menukangi tim dalam mengarungi ketatnya kompetisi Super League 2026/2027. Proses perkenalan juru taktik asal Korea Selatan ini terbilang sangat megah dan spesial karena dilangsungkan secara langsung di hadapan publik dan media di stadion kebanggaan mereka, Jakarta International Stadium. Sebelum sang pelatih memasuki ruangan, manajemen terlebih dahulu memutar video kilas balik perjalanan karier sang arsitek lapangan hijau tersebut selama dua menit yang langsung disambut riuh tepuk tangan peserta yang hadir.
"Saya Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala baru di Persija kali ini," ujar Shin Tae-yong dengan tegas dan penuh keyakinan saat menyapa awak media di ruang konferensi pers.
Kehadiran sosok genius yang akrab disapa Coach Shin di kubu ibu kota ini langsung membawa angin segar sekaligus ekspektasi yang membubung tinggi dari para suporter. Manajemen Persija tampaknya tidak main-main dalam mematok target musim depan, di mana rekam jejak kedisiplinan dan visi pengembangan pemain muda menjadi alasan utama di balik penunjukan pelatih berusia 57 tahun tersebut. Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, menegaskan bahwa klub menaruh harapan besar agar pelatih baru ini mempunyai komitmen kuat untuk mengantar Persija ke posisi teratas di liga domestik dan tentu saja bersaing di level Asia. Manajemen juga menekankan pentingnya pengalaman tinggi serta keterlibatan aktif sang pelatih dalam mengembangkan talenta-talenta muda yang ada di akademi Persija saat ini.
Bagi pencinta sepak bola nasional, nama Shin Tae-yong tentu sudah sangat melekat di hati berkat tinta emas yang ia ukir bersama Timnas Indonesia sepanjang periode 2019-2025. Warisan terbesarnya adalah meloloskan tiga kelompok usia sekaligus ke putaran final Piala Asia, membawa Skuad Garuda mencetak sejarah lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023, hingga menembus babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Namun, roda nasib berputar dengan cepat ketika perjalanannya bersama Timnas Indonesia berakhir getir pasca didepak PSSI akibat hasil minor di turnamen Piala AFF, yang kemudian membuatnya sempat pulang kampung untuk melatih klub elite K-League, Ulsan HD.
Sayangnya, petualangan di tanah kelahirannya bersama Ulsan HD berjalan singkat dan kurang mulus setelah ia hanya bertahan selama kurang lebih tiga bulan akibat rentetan hasil minor. Dari total sepuluh pertandingan yang ia pimpin di sana, racikan strateginya hanya membuahkan dua kemenangan, empat hasil imbang, dan harus menelan empat kali kekalahan. Kini, setelah melewati masa-masa sulit di Korea Selatan, Shin Tae-yong kembali ke Indonesia dengan mengusung misi pembuktian diri yang besar. Menangani klub sebesar Persija Jakarta dengan tekanan basis suporter The Jakmania yang sangat masif akan menjadi ujian pembuka yang krusial untuk membuktikan apakah magis kepelatihannya masih ampuh untuk mengembalikan kejayaan Macan Kemayoran di kasta tertinggi. (*)
Editor : Indra Zakaria