PROKAL.CO- Langkah berani yang diambil manajemen Borneo FC dengan melakukan perombakan besar-besaran di musim ini sukses membuat banyak pihak terkejut. Bagaimana tidak, mayoritas pemain yang dilepas merupakan pilar utama musim lalu yang berhasil membawa Pesut Etam finis sebagai runner-up Super League. Meski menuai banyak tanya, manajemen menegaskan bahwa keputusan ini telah melewati berbagai tahapan matang demi menyongsong kompetisi ketat di musim baru.
Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, menanggapi santai respons publik dan menganggap reaksi tersebut sebagai bentuk kecintaan yang besar terhadap klub. "Saya pikir wajar jika banyak pihak terkejut dengan apa yang terjadi pada Borneo FC jelang musim kompetisi nanti. Tapi saya menganggap keterkejutan itu sebagai bukti jika rasa memiliki tim oleh suporter dan masyarakat Samarinda sudah ada," ujarnya.
Menurut Dandri, perombakan ini merupakan bagian dari strategi besar Borneo FC yang akan mengarungi empat kompetisi sekaligus. Kesiapan menyeluruh tim kebanggaan Samarinda ini baru akan terlihat secara gamblang pada awal Juli mendatang, tepat saat jajaran pelatih dan seluruh pemain berkumpul untuk memulai pemusatan latihan.
Dandri pun meminta pengertian dari seluruh pencinta Pesut Etam agar tidak menyikapi perubahan komposisi ini dengan kepanikan. "Yang saya harapkan, semoga semua pihak bisa memahami perombakan ini. Saya pikir hal ini biasa dalam sepak bola. Dinamika perubahan komposisi tim itu adalah hal wajar. Dan pasti, Borneo FC siap menjawab semua ini dengan prestasi musim depan," tutur Dandri lagi.
Mengenai lokasi pemusatan latihan atau training center (TC), manajemen masih menimbang beberapa opsi, termasuk kemungkinan kembali ke Yogyakarta yang menjadi lokasi langganan mereka dalam beberapa musim terakhir.
Menutup penjelasannya, Dandri menyampaikan apresiasi terdalamnya kepada para pemain dan pelatih yang telah berjuang musim lalu. Uniknya, ia menyelipkan sebuah pesan emosional tentang mitos lokal yang dipercayanya akan membawa mereka kembali suatu saat nanti. "Ini tim bukan perpisahan untuk tidak kembali. Percayalah, jika langkahnya ada mereka akan kembali bermain untuk Borneo FC. Jadi perpisahan ini untuk sementara dan bukan berarti mereka tak kembali," tegas Dandri. (*)
Editor : Indra Zakaria