Makin Tenggelam di Dasar Klasemen, Persiba Balikpapan Dibungkam De Red FC 0-1

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 15:40 WIB
Skuat Beruang Madu kembali menelan kekalahan untuk ketiga kalinya saat menjamu De Red FC di Stadion Surajaya Lamongan, Jumat (24/9/2026) malam dengan skor 0-1.
Skuat Beruang Madu kembali menelan kekalahan untuk ketiga kalinya saat menjamu De Red FC di Stadion Surajaya Lamongan, Jumat (24/9/2026) malam dengan skor 0-1.

LAMONGAN – Awan hitam kian pekat menaungi Persiba Balikpapan dalam mengarungi gelaran Pegadaian Championship 2026/2027. Skuad berjuluk Beruang Madu tersebut kembali dipaksa gigit jari usai menelan kekalahan tipis 0-1 dari De Red FC pada laga yang berlangsung di Stadion Surajaya, Lamongan, Jumat (25/9/2026) malam.

Kekalahan ini menjadi hasil minor ketiga secara beruntun bagi Persiba. Hasil tersebut sekaligus memaku posisi mereka di dasar klasemen sementara dengan defisit minus empat poin—sanksi yang membelenggu sejak awal musim—sekaligus menyalakan alarm bahaya bagi perjuangan mereka keluar dari zona merah.

Petaka bagi Persiba datang pada menit ke-39 melalui aksi pemain De Red FC, M Supriadi. Mengomentari gol tunggal tersebut, pelatih kepala Persiba, Sudirman, tak bisa menutup rasa kecewanya atas kecerobohan lini pertahanan anak asuhnya.

Sudirman menilai ada kesalahan fatal dalam mengambil keputusan saat bertahan. Secara kuantitas, lini belakang Persiba sebenarnya unggul jumlah pemain dengan situasi empat lawan satu. Namun, kelengahan fatal terjadi karena para pemain hanya fokus pada pergerakan bola (ball watching) tanpa menutup ruang tembak Supriadi. Kesalahan elementer itu pun harus dibayar mahal dengan pupusnya poin di Lamongan.

Faktor Pengalaman dan Kedewasaan Bermain

Di luar kesalahan taktis, Sudirman menggarisbawahi bahwa minimnya jam terbang menjadi batu sandungan utama bagi timnya. Skuad Persiba musim ini memang didominasi talenta muda yang dinilai masih kerap canggung dan tertekan saat mengambil keputusan di momen-momen krusial kompetisi seketat Liga 2.

Kendati demikian, Sudirman tetap mengapresiasi potensi anak asuhnya. Dari segi skema dan pola permainan, ia menilai Persiba sebenarnya mampu memberikan perlawanan sengit dan langsung tampil menekan sejak peluit awal dibunyikan.

Ogah Lempar Handuk, Beruang Madu Siap Bangkit

Meski ruang ganti diselimuti kekecewaan mendalam, mentalitas skuad Beruang Madu dipastikan belum runtuh. Perwakilan pemain Persiba, Arsa Ahmad, menegaskan bahwa timnya menolak untuk menyerah dan siap bekerja lebih keras di laga-laga berikutnya.

Perjalanan musim yang masih panjang menjadi modal optimisme bagi Persiba untuk segera melakukan evaluasi total, baik dari sisi mental maupun taktik. Bagi Arsa dan rekan-rekannya, tidak ada pilihan lain selain memutus tren negatif ini dan segera mengamankan poin demi poin demi merangkak naik dari papan bawah. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : balpos.com
persiba balikpapan