Prestasi gemilang berhasil dicatat timnas Indonesia U-23 dalam gelaran Piala AFC 2024 karena mampu melaju hingga babak semifinal usai mengalahkan Korea Selatan.
Usai Pertandingan, pelatih Indonesia U-23, Shin Tae-yong yang berasal dari Korea Selatan memiliki dualitas perasaan yang kompleks antara senang dan duka.
"Saya sangat senang dan bahagia, namun di sisi lain, ini sangat menyedihkan dan sulit bagi Saya," jelas Shin Tae-yong, seperti yang dikutip dari Chosun.
"Pemenangnya harus ditentukan dan sekarang saya bertanggung jawab atas Timnas Indonesia, saya harus melakukan yang terbaik untuk Indonesia."
Shin Tae-yong mengaku tak menyangka bahwa dirinya adalah penghancur ambisi negaranya untuk mencatatkan rekor tampil di Olimpiade 10 kali beruntun.
"Saya sudah memikirkan ini sejak lama, tapi saya pikir jika Korea mencapai mimpi yang belum pernah dicapai oleh siapapun di dunia, yakni maju ke Olimpiade untuk ke-10 kalinya berturut-turut, pasti tidak akan ada yang memecahkan rekor tersebut. Namun nyatanya Saya sendiri yang menghentikan rekor tersebut," jelasnya.
Shin Tae-yong berharap masyarakat Korea Selatan tidak benci kepadanya. "Saya benar-benar minta maaf kepada rakyat Korea Selatan. Maafkan aku, dunia ini sangat kejam dan saya bukan hanya bermain sebagai pemain (Korea) saat ini harus bekerja keras," ucap Shin Tae-yong.
Editor : Rahman Hakim