Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Kejutan Coppa Italia di Naples: Como Singkirkan Napoli Lewat Drama Adu Penalti

Redaksi Prokal • 2026-02-11 08:59:40
Kali kedua Como melaju ke semifinal Coppa Italia setelah 40 tahun penantian. (@brfootball/X)
Kali kedua Como melaju ke semifinal Coppa Italia setelah 40 tahun penantian. (@brfootball/X)

 

NAPLES- Stadio Diego Armando Maradona menjadi saksi bisu runtuhnya ambisi Napoli di ajang Coppa Italia 2025/2026. Dalam laga perempat final yang berlangsung penuh ketegangan pada Rabu dini hari, tuan rumah harus merelakan tiket semifinal jatuh ke tangan tim tamu, Como, setelah kalah melalui babak adu penalti yang berakhir dengan skor 7-6.

Pertandingan ini sejatinya berjalan sangat alot sejak awal. Como yang datang sebagai tim kuda hitam justru mampu mencuri keunggulan lebih dulu di babak pertama. Berawal dari pelanggaran Mathias Olivera terhadap Ivan Smolcic di kotak terlarang pada menit ke-39, Martin Baturina yang maju sebagai eksekutor penalti berhasil menaklukkan kiper Vanja Milinkovic-Savic. Skor keunggulan tipis bagi anak asuh Cesc Fabregas ini bertahan hingga jeda antarpemain.

Memasuki babak kedua, Napoli langsung tancap gas demi mengejar ketertinggalan. Hasilnya instan; hanya satu menit setelah sepak mula babak kedua, Antonio Vergara melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti yang gagal dijangkau kiper Jean Butez. Gol yang tercipta berkat asis Rasmus Hojlund ini sempat membangkitkan harapan publik Naples. Sayangnya, meski terus mendominasi penguasaan bola dan melancarkan serangan bertubi-tubi, Napoli gagal menambah gol berkat penampilan heroik Butez di bawah mistar Como.

Sesuai regulasi, laga langsung berlanjut ke babak adu penalti tanpa perpanjangan waktu. Di sinilah mental juara Como diuji. Saat para pemain lawan mulai goyah, eksekusi Romelu Lukaku meleset dari sasaran dan tendangan Stanislav Lobotka berhasil ditepis oleh Butez. Marc Oliver Kempf yang menjadi penendang terakhir bagi Como tidak menyia-nyiakan peluang dan memastikan kemenangan bersejarah bagi timnya.

Cesc Fabregas tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya atas pencapaian ini, mengingat Como terakhir kali menginjakkan kaki di semifinal Coppa Italia pada musim 1985/1986. Meski menyadari Napoli sedang didera badai cedera, Fabregas lebih memilih memuji soliditas timnya yang bermain layaknya sebuah keluarga besar. Kini, Como mengalihkan fokus mereka untuk mempertahankan momentum positif ini saat menghadapi Fiorentina di laga berikutnya. (*)

Editor : Indra Zakaria