PROKAL.CO- Jagat media sosial tengah dihebohkan oleh unggahan terbaru mantan pemain Boca Juniors, Marcelo Saracchi. Melalui akun Instagram pribadinya, pemain asal Uruguay tersebut mengunggah foto tokoh revolusioner ikonik, Che Guevara, lengkap dengan kutipan yang sangat provokatif: "Lebih baik mati berdiri daripada hidup berlutut."
Unggahan ini segera memicu gelombang spekulasi di kalangan penggemar sepak bola Amerika Selatan. Banyak warga Argentina menilai bahwa postingan tersebut merupakan pesan tersirat yang ditujukan langsung kepada Lionel Messi, Rodrigo De Paul, hingga Luis Suarez. Sindiran ini muncul tak lama setelah para bintang Inter Miami tersebut melakukan kunjungan ke Gedung Putih untuk bertemu dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Kutipan "Mati Berdiri" yang dipopulerkan oleh Che Guevara—yang juga merupakan tokoh kelahiran Argentina seperti Messi—dianggap sebagai kritik ideologis terhadap para pemain yang dinilai terlalu "tunduk" pada otoritas politik Amerika Serikat. Di kawasan Amerika Selatan, sosok Che Guevara tetap menjadi simbol perlawanan terhadap imperialisme, sehingga penggunaan citranya dalam konteks ini dirasa sangat politis.
Pertemuan Messi dan kawan-kawan di Gedung Putih sendiri sebelumnya telah mengundang beragam reaksi. Di satu sisi, kunjungan tersebut dianggap sebagai bagian dari agenda diplomatik dan komersial Major League Soccer (MLS). Namun, bagi sebagian pihak seperti Saracchi, langkah tersebut tampaknya dipandang sebagai tindakan yang mengabaikan nilai-nilai solidaritas regional Amerika Selatan.
Hingga kini, pihak Lionel Messi maupun para pemain yang bersangkutan belum memberikan tanggapan resmi terkait sindiran tersebut. Namun, unggahan Saracchi telah berhasil membelah opini publik antara mereka yang mendukung sikap kritisnya dan mereka yang menganggap kunjungan ke Gedung Putih hanyalah formalitas profesional biasa di liga Amerika Serikat.(*)
Editor : Indra Zakaria