Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Pesan Berkelas Edin Dzeko: Hargai Lagu Kebangsaan Italia, Mereka Saudara Kita Saat Masa Sulit

Redaksi Prokal • Selasa, 31 Maret 2026 - 13:30 WIB

Edin Dzeko (kiri) dkk menjami Italia untuk memperebutkan satu tempat di Piala Dunia 2026.
Edin Dzeko (kiri) dkk menjami Italia untuk memperebutkan satu tempat di Piala Dunia 2026.

 

SARAJEVO – Menjelang laga panas yang mempertemukan Bosnia-Herzegovina dengan Italia, kapten tim tuan rumah, Edin Dzeko, melontarkan seruan yang menyentuh hati sekaligus tegas kepada para pendukungnya. Bukan soal taktik atau strategi gol, bintang veteran ini justru menyoroti pentingnya sportivitas dan rasa terima kasih sejarah di atas tribun penonton.

Dzeko secara khusus meminta seluruh suporter Bosnia untuk menunjukkan rasa hormat yang setinggi-tingginya saat lagu kebangsaan Italia, Il Canto degli Italiani, dikumandangkan di stadion besok. Bagi Dzeko, laga melawan Italia bukan sekadar pertandingan sepak bola biasa. Ia mengingatkan publik Bosnia tentang peran krusial Italia dalam sejarah kelam negara mereka.

“Saat lagu kebangsaan Italia dimainkan, para penggemar kami juga harus berdiri dan bertepuk tangan!” tegas Dzeko dalam konferensi pers pralaga.

Ia menambahkan alasan emosional di balik permintaannya tersebut. “Italia adalah negara pertama yang datang dan bermain di sini (Bosnia) segera setelah perang berakhir. Kami sangat bersyukur atas keberanian dan persahabatan mereka saat itu. Kita tidak boleh melupakan sejarah tersebut.”

Meskipun menjunjung tinggi rasa hormat di luar lapangan, mantan penyerang AS Roma dan Inter Milan ini menegaskan bahwa tensi tinggi tetap akan tersaji selama 90 menit pertandingan. Dzeko menjanjikan duel sengit demi harga diri bangsa, namun dengan batasan yang jelas.

“Besok akan terjadi 'perang' di lapangan, kami akan berjuang habis-habisan. Tetapi setelah peluit panjang berbunyi, yang tersisa hanyalah rasa hormat,” tambahnya.

Pernyataan Dzeko ini menuai banyak pujian dari pencinta sepak bola dunia, mengingat panasnya tensi antarnegara seringkali merembet ke tindakan tidak terpuji di tribun, seperti mencemooh lagu kebangsaan lawan. Dengan pengaruh besarnya, Dzeko berharap atmosfer pertandingan besok bisa menjadi contoh bagi dunia tentang bagaimana sepak bola bisa menjadi alat pemersatu dan penghormatan sejarah. (*)

Editor : Indra Zakaria