BUENOS AIRES – Di tengah tren pesepak bola modern yang identik dengan seni rajah tubuh atau tato, bintang tim nasional Argentina dan Manchester City, Julián Álvarez, tampil berbeda. Pemain berjuluk La Araña ini baru-baru ini mengungkapkan alasan di balik penampilannya yang bersih dari tato.
Dalam sebuah sesi wawancara, Álvarez berbagi cerita unik saat ia sedang menjalankan tugas bersama skuad Albiceleste. Ternyata, rekan-rekan setimnya baru menyadari bahwa ia adalah satu-satunya pemain yang tidak memiliki tato di tubuhnya.
"Beberapa hari yang lalu, saat di tim nasional, seseorang menyadari dan memberi tahu saya bahwa saya adalah satu-satunya pemain yang tidak memiliki tato," ujar Álvarez sembari tersenyum. Bagi Álvarez, pilihan tersebut bukan didasari keinginan untuk terlihat berbeda atau menonjol secara sengaja. Hal ini merupakan bentuk prinsip yang ia pegang sejak kecil, yang ditanamkan oleh ayahnya.
"Saya tidak melakukannya agar terlihat berbeda. Saat saya masih kecil, ayah saya berkata kepada kami: 'Jangan bertato, jangan merokok, dan jangan menyentuh alkohol'," kenangnya. Meskipun kini ia telah tumbuh dewasa dan memiliki kebebasan penuh atas hidupnya, pemain berusia 26 tahun ini mengaku masih merasa nyaman dengan prinsip tersebut dan tidak melihat alasan untuk mengubahnya.
"Hari ini, karena saya sudah dewasa, setiap orang bebas memutuskan pilihannya masing-masing. Namun, bagi saya pribadi, saya tidak merasa butuh untuk melakukannya (bertato)," tutup Álvarez.
Kisah ini pun menuai pujian dari banyak penggemar yang melihat Álvarez sebagai sosok pemuda rendah hati yang tetap memegang teguh nilai-nilai keluarga di tengah gemerlapnya dunia sepak bola profesional. (*)
Editor : Indra Zakaria