PROKAL.CO- Manajer Manchester City, Pep Guardiola, kembali memicu spekulasi hangat mengenai masa depan kursi kepelatihan The Citizens. Dalam pernyataan terbarunya, Pep memberikan sanjungan setinggi langit kepada mantan kapten legendarisnya, Vincent Kompany. Pep meyakini bahwa hubungan emosional antara Kompany dan Manchester City terlalu kuat untuk berakhir begitu saja, bahkan ia meramalkan bahwa cepat atau lambat pria asal Belgia tersebut akan kembali ke pangkuan publik Etihad Stadium.
Mengungkapkan instingnya mengenai peluang kembalinya Kompany ke Inggris, Pep menegaskan bahwa City akan selalu menjadi prioritas bagi mantan bek tangguh tersebut. Pep berujar bahwa ia memiliki firasat kuat jika suatu saat nanti Kompany memutuskan untuk kembali berkarier di Inggris, Manchester dipastikan akan tetap ada di hati dan pikirannya. Pernyataan ini seolah menjadi penegasan bahwa pintu bagi Kompany untuk meniti karier manajerial di City selalu terbuka lebar di masa depan.
Bukan rahasia lagi bahwa Pep sangat mengagumi kecerdasan taktis Kompany sejak ia masih aktif bermain di lapangan hijau. Pep bahkan secara terbuka menyampaikan harapannya agar perjalanan karier mereka bisa saling bersinggungan kembali pada titik tertentu dalam kehidupan Kompany kelak. Hal ini mencerminkan rasa hormat yang mendalam antara sang guru dan muridnya yang kini telah bertransformasi menjadi pelatih berbakat.
Vincent Kompany sendiri bukanlah sosok asing bagi Manchester City. Selama masa baktinya sebagai pemain, ia telah membantu klub meraih berbagai gelar Premier League dan menjadi simbol transformasi City menjadi kekuatan dominan di Eropa. Dedikasinya yang luar biasa bahkan telah diabadikan melalui patung penghormatan di luar stadion.
Kini, di tengah spekulasi mengenai kapan era kepemimpinan Pep Guardiola akan berakhir, nama Kompany kerap muncul sebagai salah satu kandidat kuat yang dianggap paling memahami filosofi dan "DNA" Manchester City. Apakah ramalan dan harapan Pep ini akan menjadi kenyataan dalam waktu dekat? Hanya waktu yang bisa menjawab teka-teki takdir sang kapten legendaris tersebut. (*)
Editor : Indra Zakaria