PROKAL.CO- Mantan penyerang Liverpool, Darwin Nunez, baru-baru ini melontarkan pernyataan jujur yang menyentuh sekaligus kontroversial mengenai hubungannya dengan klub asal Merseyside tersebut. Pemain asal Uruguay ini secara terang-terangan mengakui bahwa dirinya sangat merindukan suasana di Anfield, terutama dukungan hangat dari para penggemar yang selalu mendampinginya di masa-masa sulit.
"Saya berbohong jika saya katakan bahwa saya tidak merindukan mereka (orang-orang di Liverpool). Kenyataannya adalah mereka membuat saya merasa sangat disambut, begitu juga dengan keluarga saya," ungkap Nunez dalam sebuah wawancara emosional.
Nunez mengenang kembali bagaimana kasih sayang dari publik Liverpool menjadi pilar kekuatannya saat menghadapi berbagai tantangan pribadi selama berkarier di Inggris. "Selama beberapa masa sulit yang saya lalui secara pribadi, orang-orang di sana selalu memberikan kasih sayang dan dukungan itu. Hal tersebut sangat penting bagi saya, dan jelas saya merindukan Liverpool," tambahnya.
Namun, pengakuan rindu tersebut dibarengi dengan pernyataan tegas mengenai masa depannya. Nunez secara mengejutkan menutup pintu untuk kembali ke Liverpool selama kursi kepelatihan masih diduduki oleh manajer yang menjabat saat ini. Ia merasa filosofi dan arah klub telah berubah drastis sejak kepergian pelatih sebelumnya.
"Saya tidak akan kembali ke klub di bawah manajer yang sekarang; saya merasa dia membawa klub ke arah yang salah. Di bawah Jürgen Klopp, Liverpool benar-benar berbeda. Kami bermain dengan hati dan semangat—saya tidak melihat itu lagi sekarang. Ada banyak hal yang hilang," tegas Nunez.
Kritik tajam Nunez mengenai hilangnya gairah dan determinasi dalam permainan Liverpool saat ini memicu perdebatan panas di kalangan pendukung The Reds. Bagi Nunez, identitas klub yang ia kenal dulu telah memudar, dan hal itulah yang menjadi penghalang utama baginya untuk mempertimbangkan kemungkinan kembali ke pelukan publik Anfield di masa depan.(*)
Editor : Indra Zakaria