PROKAL.CO- Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menunjukkan kepercayaan diri yang luar biasa di tengah persaingan sengit perebutan gelar juara musim ini. Saat ditanya oleh awak media apakah dirinya merasa gugup menghadapi tekanan pertandingan-pertandingan penentu, pelatih asal Spanyol tersebut justru memberikan jawaban yang mengejutkan.
Pep menegaskan bahwa situasi yang ia hadapi saat ini jauh lebih tenang dibandingkan beban berat yang ia pikul pada musim sebelumnya. Baginya, tekanan tahun lalu jauh lebih menguras emosi karena adanya risiko besar bagi masa depan klub.
"Justru sebaliknya! Saya merasa gugup musim lalu. Tekanan musim lalu sangat terasa karena saya bisa saja membuat tim ini gagal lolos ke Liga Champions (UCL)," ungkap Pep dengan lugas.
Kekhawatiran akan kegagalan mengamankan posisi empat besar di musim lalu diakui Pep sebagai beban mental yang signifikan. Namun, setelah berhasil melewati badai tersebut dan membawa The Citizens kembali ke level tertinggi, ia merasa skuadnya kini memiliki kedewasaan mental yang jauh lebih stabil.
Bahkan, menjelang laga besar melawan rival utama mereka, Arsenal, Pep mengklaim bahwa suasana di ruang ganti sangat kondusif dan bebas dari ketegangan yang berlebihan. Hal ini menjadi sinyal bahaya bagi para pesaingnya, mengingat City biasanya tampil paling mematikan saat mereka bermain dengan kepala dingin.
"Sekarang kami merasa lebih santai dari sebelumnya, bahkan dibandingkan sebelum kami mengalahkan Arsenal!" tambahnya.
Pernyataan ini mencerminkan mentalitas juara yang telah tertanam kuat di kubu Manchester City. Dengan perasaan yang lebih rileks namun tetap fokus, Pep Guardiola yakin anak asuhnya mampu mengeluarkan kemampuan terbaik mereka tanpa terbebani oleh ekspektasi yang menghimpit, sebuah modal krusial dalam mempertahankan takhta di kasta tertinggi sepak bola Inggris. (*)
Editor : Indra Zakaria