PROKAL.CO- Legenda hidup Liverpool, Roberto Firmino, kembali membagikan kisah jenaka mengenai masa-masa keemasannya di Anfield. Penyerang asal Brasil yang dikenal dengan senyum lebar dan gaya eksentriknya ini mengungkapkan bahwa selebrasi dansa unik yang kerap ia tunjukkan setelah mencetak gol sebenarnya bukanlah koreografi profesional, melainkan momen kebersamaan dengan keluarga di rumah.
Firmino menceritakan bahwa setiap gerakan dansa "aneh" yang ia tampilkan di depan ribuan pendukung The Reds merupakan hasil latihan bersama anak-anaknya sebelum hari pertandingan.
"Saat saya mencetak gol di Liverpool dan melakukan dansa aneh itu, sebenarnya saya hanya mempraktikkan gerakan yang sudah saya latih bersama anak-anak saya di rumah," ungkap Firmino sambil mengenang masa-masa tersebut.
Namun, ada satu kejadian yang paling membekas di ingatan Firmino, yaitu ketika rekannya di lini serang, Sadio Mane, mencoba mengikuti gayanya. Sebagaimana diketahui, Mane memang sering tertangkap kamera meniru gerakan selebrasi rekan-rekannya, namun kali ini hal itu berujung pada momen komedi di tengah lapangan.
"Dalam sebuah pertandingan, Mane mencoba meniru dansa saya, tapi dia malah terpeleset dan jatuh. Saat itu juga, kami berhenti merayakan gol dan justru mulai menertawakannya. Kami sangat bersenang-senang di lapangan," tambahnya.
Bagi Firmino, kegembiraan dan ikatan emosional yang kuat antar pemain di luar lapangan menjadi kunci utama mengapa trio lini serang Liverpool saat itu begitu ditakuti oleh lawan. Keceriaan yang mereka bawa ke dalam pertandingan membuat tekanan sebesar apa pun terasa lebih ringan.
"Kami sangat menikmati permainan kami sehingga saya baru menyadari saat itu mengapa lawan-lawan sulit menghentikan kami. Rahasianya adalah karena kami bermain dengan rasa bahagia," pungkasnya. Kisah ini semakin menegaskan mengapa sosok Firmino tetap menjadi salah satu pemain yang paling dicintai oleh publik Liverpool hingga saat ini. (*)
Editor : Indra Zakaria