Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Sergio Ramos: "Jika Lamine Yamal Absen, Piala Dunia 2026 Harus Ditunda!"

Indra Zakaria • Jumat, 24 April 2026 | 08:02 WIB
Lamine Yamal cedera.
Lamine Yamal cedera.

PROKAL.CO- Legenda sepak bola Spanyol, Sergio Ramos, melontarkan pernyataan mengejutkan yang memicu perdebatan panas di seluruh dunia. Menyusul kabar cedera hamstring yang menimpa bintang muda Lamine Yamal, Ramos menegaskan bahwa turnamen sebesar Piala Dunia akan kehilangan maknanya tanpa kehadiran talenta paling bersinar di jagat raya saat ini.

Ramos bahkan melangkah lebih jauh dengan menyarankan otoritas sepak bola dunia untuk mempertimbangkan penundaan turnamen jika Yamal benar-benar dinyatakan tidak bisa tampil.

"Jika Lamine Yamal harus absen dari Piala Dunia 2026 karena cedera hamstring ini, seluruh turnamen seharusnya ditunda. Ya, saya mengatakannya—dan saya bersungguh-sungguh dengan setiap kata tersebut," tegas Ramos dalam pernyataan resminya.

Bagi mantan kapten Real Madrid dan Timnas Spanyol tersebut, sepak bola bukan sekadar soal pertandingan di lapangan, melainkan panggung magis bagi talenta luar biasa untuk memperkenalkan diri kepada dunia. Di usianya yang baru menginjak 18 tahun, Yamal dinilai bukan lagi sekadar pemain Barcelona atau Spanyol, melainkan wajah masa depan sepak bola global.

"Anak ini telah menghidupkan Euro 2024, seorang remaja yang melakukan dribel seperti penyihir veteran, menciptakan peluang dari ketiadaan, dan mengeksekusi penalti dengan ketenangan yang luar biasa. Kita telah melihat kilasan jenius yang mengingatkan kita pada sosok muda Messi atau Ronaldinho, namun dengan ledakan modern miliknya sendiri," tambah Ramos.

Pernyataan Ramos ini menyoroti betapa besarnya dampak yang dibawa Lamine Yamal terhadap daya tarik industri sepak bola saat ini. Kehilangan Yamal di panggung sebesar Piala Dunia dianggap sebagai kerugian besar bagi para penikmat "permainan indah" di seluruh dunia. Meski usulan penundaan turnamen terdengar mustahil secara logistik, komentar Ramos ini mempertegas status Lamine Yamal sebagai aset paling berharga dalam sejarah baru sepak bola modern.

Editor : Indra Zakaria
#lamine yamal