MANCHESTER – Rumor kepindahan Tijjani Reijnders dari Manchester City kini tengah memanas seiring dengan situasi sulit yang dihadapinya di bawah asuhan Pep Guardiola. Gelandang asal Belanda tersebut dikabarkan berpeluang besar angkat kaki dari Etihad Stadium pada bursa transfer musim panas mendatang setelah kehilangan tempat di skema utama The Citizens.
Padahal, Reijnders sempat menunjukkan performa yang menjanjikan pada awal musim 2025/26. Namun, memasuki paruh kedua musim, posisinya perlahan terpinggirkan. Data menunjukkan penurunan drastis menit bermain sang gelandang sejak Februari 2026. Tercatat, ia hanya mencatatkan total 65 menit bermain dalam sembilan pertandingan terakhir di Premier League, sebuah statistik yang mempertegas bahwa dirinya kini lebih sering menjadi pemanis bangku cadangan.
Kabar kepergian Reijnders semakin menguat setelah Manchester City dilaporkan mulai bergerak untuk mengamankan tanda tangan gelandang baru. Nama Elliot Anderson dari Nottingham Forest disebut-sebut menjadi target utama Guardiola untuk menyegarkan lini tengah timnya. Langkah ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa klub siap melepas Reijnders demi memberikan ruang bagi amunisi baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan taktik musim depan.
Dengan sisa musim yang semakin menipis, peluang Reijnders untuk membuktikan diri kembali sangatlah kecil jika menit bermainnya tidak kunjung membaik. Jika spekulasi ini menjadi kenyataan, bursa transfer musim panas nanti diprediksi akan menjadi babak baru bagi karier Reijnders di luar Manchester, sementara City terus melakukan regenerasi skuad demi mempertahankan dominasi mereka di sepak bola Inggris. (*)
Editor : Indra Zakaria