Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Pahit! Ole Romeny dan Oxford United Resmi Turun Kasta ke League One Inggris

Redaksi Prokal • Selasa, 28 April 2026 | 10:45 WIB
Ole Romeny
Ole Romeny

OXFORD – Mimpi indah Oxford United untuk bertahan di kasta kedua Liga Inggris akhirnya kandas. Setelah dua musim berjuang di EFL Championship menyusul keberhasilan promosi lewat jalur play-off pada 2024 lalu, klub milik Erick Thohir ini resmi dinyatakan terdegradasi ke League One atau kasta ketiga sepak bola Inggris.

Kepastian pahit ini menyusul kemenangan tipis Charlton Athletic 2-1 atas Hull City pada Sabtu (25/4/2026). Hasil tersebut membuat perolehan poin Oxford United secara matematis tidak lagi mampu mengejar zona aman klasemen. Meskipun pada hari yang sama Ole Romeny dan kawan-kawan sukses membantai Sheffield Wednesday dengan skor telak 4-1, kemenangan terbesar mereka musim ini tersebut terasa hambar karena datang saat nasib tim sudah tersegel.

Sepanjang musim 2025/2026, The U’s tampil kurang konsisten dengan hanya membukukan 11 kemenangan dari 45 pertandingan. Mengoleksi 47 poin dari 45 laga tidak cukup untuk menyelamatkan mereka dari jurang degradasi bersama tim besar lainnya seperti Leicester City dan Sheffield Wednesday.

Sejumlah media Inggris pun mulai membedah faktor utama kegagalan tim asuhan Gary Rowett ini. Menariknya, sorotan tajam tertuju pada agenda pramusim klub di awal musim. Partisipasi Oxford United dalam ajang Piala Presiden di Indonesia disebut-sebut sebagai awal dari petaka perjalanan mereka di Championship.

"Ini bukan satu kesalahan besar, melainkan serangkaian masalah yang saling berkaitan. Jadwal pramusim di Indonesia yang bernasib malang serta bursa transfer musim panas yang sempat tersendat menjadi pemicu start lambat klub musim ini," ujar Jerome Sale dari BBC Radio Oxford.

Senada dengan Jerome, Dale Ventham, editor Last Word on Sports, menilai tur ke Indonesia menjadi bumerang bagi kesiapan fisik pemain. Akibat jadwal yang padat di tanah air, beberapa pemain kunci justru bertumbangan karena cedera sebelum liga dimulai.

"Oxford United mengumumkan tur pramusim ke Indonesia, namun itu justru menjadi awal kehancuran. Mereka kehilangan pemain penting dan tertinggal beberapa minggu dalam hal persiapan fisik menjelang musim baru," tulis Ventham dalam analisisnya. Kini, Ole Romeny yang menjadi andalan di lini depan harus bersiap mencicipi kerasnya persaingan di kasta ketiga. Bagi manajemen klub, kegagalan ini menjadi pelajaran berharga mengenai pentingnya manajemen jadwal pramusim dan kedalaman skuad untuk menghadapi kompetisi seketat Liga Inggris. (*)

Editor : Indra Zakaria
#oxford united