Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Hapus Memori Indah Allianz Arena, Luis Enrique Tegaskan PSG Tak Akan Main Aman

Redaksi Prokal • Rabu, 6 Mei 2026 | 10:45 WIB
 Luis Enrique
Luis Enrique

PROKAL.CO – Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, menegaskan bahwa keunggulan agregat satu gol sama sekali tidak memiliki arti menjelang laga krusial leg kedua semifinal Liga Champions melawan Bayern Muenchen. Bertandang ke Allianz Arena pada Kamis (7/5), Enrique mengingatkan skuadnya bahwa margin tipis bukanlah jaminan untuk melenggang ke partai puncak.

PSG mengantongi modal kemenangan 5-4 dari pertemuan pertama di Paris, sebuah laga yang tercatat sebagai semifinal dengan jumlah gol terbanyak dalam sejarah kompetisi. Meski sempat memimpin jauh 5-2, dua gol balasan Bayern di akhir laga membuat posisi Les Parisiens belum sepenuhnya aman. Enrique menyadari sepenuhnya bahwa raksasa Jerman tersebut memiliki reputasi besar dalam membalikkan keadaan di kandang sendiri.

Pelatih asal Spanyol itu menegaskan bahwa PSG tidak akan datang ke Muenchen untuk sekadar bertahan. Ia menginstruksikan anak asuhnya untuk tetap memegang teguh identitas permainan ofensif mereka dan mengincar kemenangan mutlak daripada sekadar mencari hasil imbang. Menurutnya, mentalitas pemenang adalah kunci utama menghadapi lawan yang ia sebut sebagai tim terkuat yang pernah dihadapi PSG musim ini.

Di bawah asuhan Enrique, PSG menunjukkan konsistensi luar biasa di level Eropa dengan mencapai tiga semifinal secara beruntun. Walaupun ia mengakui intensitas tinggi di leg pertama membuatnya sulit menikmati jalannya laga, Enrique merasa tertantang untuk kembali mengulang kesuksesan di stadion yang sama tempat mereka merayakan gelar juara Liga Champions musim lalu.

Kembalinya PSG ke Allianz Arena membawa ambisi besar untuk mengamankan tiket final dan membuktikan dominasi mereka. Dengan sejarah manis di stadion tersebut, Luis Enrique berharap memori juara tahun lalu dapat memotivasi timnya untuk tampil habis-habisan tanpa memikirkan keuntungan agregat yang sudah mereka miliki. (*)

Editor : Indra Zakaria
#luis enrique