Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Arsenal Akhiri Puasa Gelar 22 Tahun, Segel Juara Liga Inggris Usai Man City Terpeleset

Redaksi Prokal • Rabu, 20 Mei 2026 | 09:22 WIB
Pemain Arsenal merayakan kepastian juara Premier League 2025 setelah Manchester City gagal mengalahkan Bournemouth. (Dok. Arsenal)
Pemain Arsenal merayakan kepastian juara Premier League 2025 setelah Manchester City gagal mengalahkan Bournemouth. (Dok. Arsenal)

LONDON — Penantian panjang dan menyakitkan selama lebih dari dua dekade itu akhirnya resmi berakhir. Arsenal dipastikan mengunci gelar juara Premier League setelah rival terdekat mereka, Manchester City, secara mengejutkan ditahan imbang 1-1 oleh Bournemouth pada laga krusial Rabu dini hari WIB. Hasil minor ini membuat perolehan poin The Gunners di puncak klasemen sudah mustahil lagi terkejar menjelang laga pamungkas musim ini.

Dalam laga yang menegangkan tersebut, Manchester City sebenarnya sempat tertinggal lebih dulu oleh gol Junior Kroupi di menit ke-39. Meski Erling Haaland berhasil menyelamatkan wajah City lewat gol penyama kedudukan di masa injury time, satu poin tambahan tersebut tidak cukup bagi armada Pep Guardiola untuk mempertahankan mahkota juara mereka.

Keberhasilan spektakuler ini menandai trofi Liga Inggris ke-14 sepanjang sejarah Arsenal. Momen ini sekaligus menjadi pelepas dahaga gelar yang pertama sejak musim legendaris 2003-2004 silam, kala Meriam London merengkuh piala emas di bawah asuhan Arsene Wenger bersama skuad "The Invincibles" yang tidak tersentuh kekalahan sepanjang musim.

Begitu peluit panjang laga Manchester City ditiup, gelombang kebahagiaan langsung meluap di London Utara. Ribuan pendukung setia Arsenal mengular dan memadati area luar Emirates Stadium untuk merayakan pesta juara yang sudah dinanti selama 22 tahun. Di jagat maya, euforia serupa juga pecah. Gelandang andalan Arsenal, Declan Rice, langsung mengunggah foto perayaan bersama rekan-rekan setimnya di ruang ganti dengan pesan singkat yang penuh emosi, "Sudah kubilang... ini sudah selesai."

Keberhasilan ini juga menempatkan Mikel Arteta dalam buku sejarah emas sepak bola Inggris. Ia resmi tercatat sebagai mantan pemain Premier League pertama yang mampu memenangkan trofi kasta tertinggi ini sebagai seorang manajer. Catatan ini menjadi terasa sangat manis karena Arteta akhirnya sukses menyembuhkan luka Arsenal yang dalam tiga musim beruntun selalu apes dan harus puas finis sebagai runner-up. Setelah terus-menerus digeser City dan Liverpool di tikungan akhir pada musim-musim sebelumnya, taktik matang Arteta kali ini sukses membawa timnya konsisten menembus garis finis.

Dominasi Arsenal sepanjang musim ini bukanlah sebuah kebetulan. Kesuksesan menguasai Inggris dibangun di atas pondasi pertahanan yang luar biasa kokoh, di mana gawang mereka hanya kebobolan 26 kali dari 37 pertandingan yang telah dilakoni. Tidak hanya kuat di lini belakang, Meriam London juga menjelma menjadi tim paling mematikan dalam skema bola mati (set piece). Tercatat, sebanyak 24 gol berhasil mereka sarangkan dari situasi ini, termasuk 18 gol yang lahir dari sepak pojok—sebuah rekor tertinggi sepanjang sejarah era modern Premier League.

Hebatnya lagi, pesta juara Arsenal dipastikan tidak akan berhenti di kancah domestik. Martin Odegaard dan kolega kini berpeluang besar mengawinkan gelar juara liga dengan trofi si Kuping Besar, lantaran mereka dijadwalkan akan menantang Paris Saint-Germain (PSG) dalam laga hidup mati di final Liga Champions pada 30 Mei mendatang.

Menerima kekalahan dramatis ini, bos Manchester City, Pep Guardiola, dengan jantan langsung melayangkan ucapan selamat kepada sang mantan asistennya tersebut. Guardiola mengakui bahwa konsistensi luar biasa yang ditunjukkan Arsenal di sepanjang musim membuat mereka sangat layak menyandang status sebagai penguasa baru sepak bola Inggris.

“Selamat untuk Arsenal. Mikel, staf, dan para penggemar untuk gelar Premier League ini. Mereka sangat layak mendapatkannya,” pungkas Guardiola dengan berjiwa besar.(*)

Editor : Indra Zakaria
#arsenal