PROKAL.CO- Awan mendung tengah menggelayuti persiapan tim nasional Argentina dalam upaya mereka mempertahankan gelar juara menjelang kick-off Piala Dunia. Perhatian pencinta sepak bola kini tertuju pada kondisi fisik sang kapten ikonik, Lionel Messi, yang dilaporkan mengalami masalah pada otot hamstring kiri saat membela klubnya, Inter Miami. Cedera ini memicu kekhawatiran besar karena terjadi tepat saat skuad Albiceleste bersiap mengumpulkan para pemainnya untuk pemusatan latihan di Buenos Aires.
Masalah kebugaran megabintang dunia itu terdeteksi ketika ia meminta ditarik keluar pada menit ke-73 saat Inter Miami menumbangkan Philadelphia Union dengan skor ketat 6-4. Manajemen klub MLS tersebut kemudian mengonfirmasi adanya kelelahan otot hamstring, dan proses pemulihan La Pulga akan terus dipantau secara ketat hari demi hari.
“Laporan awal tidak terlalu buruk,” ungkap pelatih timnas Argentina, Lionel Scaloni, mencoba bersikap optimistis saat memberikan keterangan medis awal terkait kondisi sang kapten.
Ironisnya, kepusingan Lionel Scaloni tidak berhenti di Messi saja. Juara bertahan ini rupanya tengah diterpa gelombang cedera ekstrem yang menghantam pilar-pilar penting mereka di setiap lini. Di sektor penjaga gawang, kiper utama Emiliano Martinez dilaporkan mengalami patah tulang jari manis tangan kanan saat sesi pemanasan final Liga Europa bersama Aston Villa. Meski nekat tampil hingga laga usai, kondisi Martinez kini dalam pengawasan medis ketat demi mengejar laga pembuka kontra Aljazair pada 16 Juni mendatang.
Krisis lini belakang tidak kalah pelik karena bek tangguh Cristian Romero masih berpacu dengan waktu untuk menyembuhkan cedera ligamen lutut kanan. Setali tiga uang, dua pilihan utama di posisi bek kanan, Nahuel Molina dan Gonzalo Montiel, juga masih mendekam di ruang perawatan akibat cedera otot. Sektor tengah dan sayap pun ikut pincang setelah talenta muda Nico Paz terkapar karena cedera lutut, sementara Nicolas Gonzalez baru saja merangkak ke tahap akhir pemulihan robek otot.
Menghadapi situasi darurat ini, Scaloni bergerak cepat memanggil sejumlah darah muda ke dalam skuad sebagai langkah mitigasi yang krusial. Beberapa nama baru seperti Santiago Beltran, Joaquin Freitas, Tomas Aranda, Simon Escobar, Ignacio Ovando, Nicolas Capaldo, dan Agustin Giay dimasukkan untuk memperkuat tim dalam dua laga uji coba pemanasan melawan Honduras pada 6 Juni dan Islandia pada 9 Juni.
Staf kepelatihan menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh terhadap para pemain yang cedera akan terus dilakukan hingga batas akhir penyetoran daftar skuad final kepada FIFA pada 2 Juni mendatang. Pemanggilan pemain tambahan ini murni menjadi benteng antisipasi jika ada skenario terburuk yang terjadi pada masa transisi ini.
“Mungkin saja sesuatu terjadi setelah daftar awal diumumkan hingga laga pertama dimulai,” ujar Scaloni menjelaskan alasan di balik taktik pemanggilan darurat tersebut.
Bagaimanapun kondisinya, Lionel Messi dipastikan akan tetap menjadi poros utama dan masuk dalam rencana besar Argentina di turnamen yang bakal menjadi Piala Dunia keenam sepanjang karier profesionalnya. Fokus utama tim medis Albiceleste sekarang adalah memulihkan kebugaran sang kapten dan seluruh pilar inti tepat waktu agar mereka tidak pincang saat memulai petualangan di Grup J melawan Aljazair di Kansas City, sebelum nantinya menantang Austria dan Yordania di Texas. (*)
Editor : Indra Zakaria