PROKAL.CO– Dalam dunia sepak bola modern yang sering kali didominasi oleh kontrak sponsor ketat, Michael Olise kembali membuktikan bahwa ia memiliki aturan mainnya sendiri. Saat membela Prancis dalam laga melawan Norwegia, pemain sayap berbakat ini tidak hanya mencuri perhatian lewat permainannya, tetapi juga melalui pilihan alas kaki yang sangat presisi: sepasang Nike Hypervenom Phantom III berwarna mint green yang dikustomisasi khusus.
Sepatu bot tersebut bukanlah rilisan massal yang bisa ditemukan di toko olahraga biasa. Warna mint green yang mencolok dipilih Olise dengan tujuan tunggal, yaitu menciptakan harmoni visual yang sempurna dengan aksen pada kit tandang Prancis.
Hasilnya adalah tampilan yang sangat bersih (clean) dan terkoordinasi, menunjukkan dedikasi tinggi sang pemain terhadap detail estetika. Bagi Olise, sepatu bot bukan sekadar alat bantu performa, melainkan bagian integral dari identitas visualnya di lapangan hijau.
Kebebasan Tanpa Sponsor
Fenomena ini menjadi sangat menarik karena status Olise saat ini yang tidak terikat dengan perjanjian sponsor sepatu bot manapun. Kebebasan langka di level elit ini memberinya keleluasaan penuh untuk memilih model sepatu apa pun yang ia sukai tanpa harus mematuhi mandat warna atau kampanye pemasaran dari merek besar.
Sebagai gantinya, ia kerap berburu model-model vintage atau mencari jasa kustom demi bisa memakai model favoritnya, Nike Hypervenom Phantom III, yang sebenarnya sudah tidak diproduksi lagi. Kebiasaan unik dalam mencocokkan warna sepatu dengan jersey klub maupun tim nasional ini akhirnya bertransformasi menjadi gaya khas (trademark) yang selalu ditunggu-tunggu oleh para penggemar sepatu bot (boot nerds).
Di era di mana mayoritas pemain papan atas terikat kontrak jangka panjang yang mengatur setiap detail penampilan mereka, pilihan Olise untuk tampil apa adanya sesuai selera memberikan kesegaran tersendiri. Ia membuktikan bahwa gaya personal dan kenyamanan bermain bisa berjalan beriringan, bahkan jika itu berarti harus melakukan sedikit modifikasi kustom agar semuanya terlihat serasi di atas lapangan. (*)
Editor : Indra Zakaria